Ada-ada Saja Satpol PP Jatuh Bangun Urusi Kambing yang Berkeliaran di Kota

“Razia ternak kita galakkan kembali karena saat ini ternak sapi dan kambing mulai lagi berkeliaran masuk kota dan mengganggu pengguna jalan.”

Ada-ada Saja Satpol PP Jatuh Bangun Urusi Kambing yang Berkeliaran di Kota
KOMPAS.Com
Satpol PP Kota Mamuju Utara Sulawesi Barat merazia ternak di kota. 

BANGKAPOS,KOMPAS.com - Lazimnya Satpol PP berurusan dengan warga yang melanggar perda.

Tapi kali ini, petugas Satpol PP kembali menggencarkan razia ternak yang masuk kota dan berkeliaran ke permukiman penduduk hingga ke jalan-jalan kota Pasangkayu di Kabupaten Mamuju Utara, Sulawes Barat.

“Razia ternak kita galakkan kembali karena saat ini ternak sapi dan kambing mulai lagi berkeliaran masuk kota dan mengganggu pengguna jalan,” ujar Muliadi Halim, Kasat Pol PP Mamuju Utara.

Namun, menangkap kawanan ternak seperti kambing ini bukan perkara mudah. Petugas terlihat beberapa kali jatuh bangun saat berburu kawanan ternak yang masuk kota, Sabtu (22/10/2016) sore.

Petugas satpol PP yang biasanya melakukan penertiban terhadap bangunan liar dan kejar-kejaran dengan pedagang kaki lima, harus berhadapan dengan kawanan sapi dan kambing yang kembali berkeliaran masuk kota Mamuju Utara.

Tak sedikit personel satpol PP yang jatuh bangun dan terguling di jalan hingga mengundang gelak tawa petugas dan warga yang menyaksikan razia ini.

Puluhan ekor kambing yang terjaring razia dengan susah payah ini diangkut petugas ke tempat karantina. Hewan ini baru diserahkan petugas setelah pemilik ternak membayar denda Rp 50.000 untuk kambing dan Rp 100.000  untuk sapi, kerbau, dan kuda,

Penertiban hewan ternak tersebut dilakukan berdasarkan Perda No 3 tahun 2010. 

Razia penertiban ternak sebenarnya sudah berulang kali dilakukan, dan sempat membuat jalan-jalan kota dan pemukiman warga bebas ternak berkeliaran. Namun belakangan kawanan ternak kembali meresahkan warga karena masuk ke permukiman dan jalan-jalan kota sehingga memicu kecelakaan.

Penulis : Kontributor Polewali, Junaedi

Editor: Idandi Meika Jovanka
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved