Kebiasaan Buruk Warga Penagan, Kendarai Motor Tidak Pakai Helm

Kenyataan itu sangat disesalkan oleh Kasat Lantas AKP Dewi Rahmailis Munir. Para pengendara motor di Penagan

Kebiasaan Buruk Warga Penagan, Kendarai Motor Tidak Pakai Helm
Bangkapos/Fery Laskari
Kasat Lantas Polres Bangka AKP Dewi Rahmailis Munir. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Masyarakat Desa Penagan Kecamatan Mendobarat diimbau mematuhi aturan lalulintas.

Kebiasan buruk mengendarai sepeda motor tanpa menggunakan helm harus ditinggalkan. Sebab, helm merupakan alat pengaman saat mengemudi di jalan raya.

Kapolres Bangka AKBP Sekar Maulana, menyebut fakta itu ditemukan saat Satlantas Polres Bangka melakukan sosialisasi di ke Desa Penagan.

"Kita baru saja mengunjung SMAN 2 Penagan Mendobarat. Hasilnya, diketahui pelajar SMA disana, termasuk para orangtuanya mengendara motor tanpa helm," kata Kasat Lantas AKP Dewi Rahmailis Munir mewakili Kapolres Bangka AKBP Sekar Maulana kepada Bangka Pos Group, Kamis (27/10/2016).

Kenyataan itu sangat disesalkan oleh Kasat Lantas AKP Dewi Rahmailis Munir. Para pengendara motor di Penagan menurutnya seolah tabu soal penggunaan helm.

"Bapak-bapaknya (warga) waktu kami razia juga bilang begitu. Semua dak pake helm. Makanya untuk sementara sifatnya hanya kami berikan teguran," katanya.

Kasat mengaku, akan datang lagi ke Desa Penagan, guna memberikan sosialisasi kedua tentang pentingnya penggunaan helm.

"Nanti kami akan sosialisasi lagi. Setelah itu, kami akan razia dan akan kami tilang bagi pengendara yang tak menggunakan helm," katanya.

Kasat menyebutkan, warga setempat beralasan tak perlu pakai helm saat mengendara motor karena jarak tempuh mereka dekat.

Warga juga beralasan, malu jika menggunakan helm di jalan desa setempat.

"Padahal seharusnya pake helm untuk keselamatan. Pakai helm diharuskan ketika mengendara, bukan soal jarak tempuh dekat atau jauh, tapi itu penting demi keamanan dan aturannya demikian," jelas Kasat.

Sementara itu, kunjungan Satlantas Polres Bangka ke Penagan kemarin, dilakukan pada dua tempat, yaitu sosialisasi di SMAN 2 Penagan Mendobarat dan TK-SD Satu Atap Penagan.

"Di SMAN Penagan ini kami berikan penyuluhan soal pegenalan rambu lalulintas, termasuk soal helm. Sedangkan di STK-SD Satu Atap Desa Peganan, kita mengenalkan soal tertib lalulintas, 12 gerakan lalulintas," katanya.

Penulis: ferylaskari
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved