Pusing Utang Ditagih Terus, Pengusaha Properti Pura-pura Gila

Isman, seorang pengusaha yang baru tiga tahun menggeluti bisnis properti pusing lantaran ditagih utang oleh pemilik tanah.

Pusing Utang Ditagih Terus, Pengusaha Properti Pura-pura Gila
TRIBUN KALTIM/AZHAR SRIYONO
Borneo Bay City, apartemen mewah di Jalan Jenderal Sudirman, Balikpapan, Kalimantan Timur. 

BANGKAPOS.COM, BALIKPAPAN - Kondisi ekonomi di Kalimantan Timur, khusus Balikpapan dan Samarinda yang lesu, pasca anjloknya harga batu bara membuat properti ikut turun.

Banyak pengusaha (perusahaan) properti mengeluh karena penjualan rumahnya lesu. Padahal bagi sebagian pengusaha, penjualan harus tetap ada demi membayar pinjaman modal.

Sebut saja namanya Isman, seorang pengusaha yang baru tiga tahun menggeluti bisnis properti pusing lantaran ditagih utang oleh pemilik tanah, lokasi ia membangun perumahan di kawasan Balikpapan Selatan.

Tak hanya itu, perbankan tempat mengajukan kredit juga terus mengejar angsuran.

Padahal, sebelumnya Isman sudah mengeluarkan uang ratusan juta rupiah untuk meratakan lahan dan mengurus perizinan.

Ia tidak menyangka, bisnis properti ikut lesu pasca anjloknya tambang baru bara. Penjualan rumah begitu sepi.

Baca: Aksi Mesum Muda-mudi Ini di Atas Motor Bikin Orang Geleng-geleng Kepala

mesum2
Pasangan muda-mudi ini melakukan hal tak senonoh sambil berkendara di atas motor.

Isman bercerita, lahan yang ia miliki itu belum lunas pembayarannya ke pemilik tanah asal. Ia memiliki kesepakatan melunasi lahan setelah 6 bulan dari waktu pembayaran tahap pertama, yang jatuh tempo awal 2016.

"Tapi penjualan sepi, jadi saya tidak punya uang untuk membayar tanahnya," ujarnya bercerita kepada Tribun, Selasa (25/10/2016).

Bahkan sebelum Ramadhan lalu, rumahnya pernah didatangi preman yang dikirim sang pemilik tanah.

Halaman
123
Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved