BangkaPos/

Diduga Gratifikasi, Jokowi Kembalikan Satu Paket Gift dari Rusia

"Saya memenuhi instruksi Bapak Presiden tadi pagi, untuk menyerahkan satu paket gift dari sebuah perusahaan swasta di Rusia yang kita terima ..."

Diduga Gratifikasi, Jokowi Kembalikan Satu Paket Gift dari Rusia
KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN
Barang-barang yang diduga hasil gratifikasi untuk Presiden Joko Widodo dikembalikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (28/10/2016). 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo mengembalikan barang-barang yang diduga hasil gratifikasi dari sebuah perusahaan minyak asal Rusia, Rosneft Oil Company, kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Baca: Kisah Mengharukan Perjuangan Suami Rawat Istri yang Sakit Keras hingga Berniat Ajukan Suntik Mati

Barang yang diduga termasuk dalam gratifikasi tersebut diberikan seusai Jokowi melakukan kunjungan kerja di Rusia.

"Saya memenuhi instruksi Bapak Presiden tadi pagi, untuk menyerahkan satu paket gift dari sebuah perusahaan swasta di Rusia yang kita terima beberapa waktu lalu melalui pihak ketiga," ujar Kepala Sekretariat Presiden Darmansjah Djumala, di Gedung KPK Jakarta, Jumat (28/10/2016).

Baca: Kondisi Julia Perez Membuat Sahabatnya Sedih, Isi ATM-nya Rp 37 Ribu Malah Dikejar Debt Collector

Presiden Jokowi melakukan kunjungan kerja ke Rusia pada 19-20 Mei 2016.

Meski demikian, menurut Darmansjah, hadiah-hadiah tersebut diberikan melalui pihak ketiga, Pertamina yang merupakan perusahaan minyak dalam negeri.

Baca: Unggahan Foto Polisi yang Kelelahan Tertidur di Pinggir Jalan Tuai Simpati Netizen, Ini Komentarnya

Adapun, barang-barang yang diterima Jokowi melalui stafnya adalah sebuah lukisan, satu set cangkir berwarna emas, dan sebuah plakat berwarna emas.

"Tiga macam barang ini diberikan secara berkala atau bertahap. Tiga barang ini yang kami laporkan langsung ke Pak Agus (Ketua KPK)," ujar Darmansjah.

Editor: asmadi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help