Model Cantik Ini Menangis, Waktu Bercinta dengan Suaminya Kartel Narkoba di Penjara Dibatasi

Petugas penjara, kata Coronel, mengurangi “waktu bercinta mingguan dengannya dari empat jam menjadi hanya dua jam,

Model Cantik Ini Menangis, Waktu Bercinta dengan Suaminya Kartel Narkoba di Penjara Dibatasi
Daily Mirror
Emma Coronel 

BANGKAPOS.COM, NEW YORK -- Seorang model, Emma Coronel, yang menikah dengan raja kartel Meksiko, Joaquim “El Capo” Guzman, memprotes pengurangan waktu intim dengan suaminya di penjara.

Istri raja obat bius "El Capo" itu mengatakan, suaminya “akan mati atau bisa gila” setelah sipir penjara mengurangi waktunya untuk bermesraan (love-making time) dengan sang suami.

Baca: Pasukan Brimob Merangsek ke Jakarta, Ada Apa?

Baca: Isu Demo 4 November Bakal Rusuh, Ini Reaksi Mabes Polri

Baca: FPI Bantah Terima Rp 10 Miliar untuk Demo Ahok: Itu Dana Gotong Royong

Harian Inggris, Daily Mirror, Minggu (30/10/2016), melaporkan, wanita glamour Ema Coronel (26) menikah dengan Joaquin Guzman (56) pada tahun 2008, saat ia berusia 18 tahun.

Coronel telah mengajukan komplain soal adanya pelanggaran hak asasi manusia oleh petugas penjara karena waktu intim mingguannya dengan sang suami dikurangi menjadi hanya dua jam.

Perempuan muda itu menangis sedih setelah otoritas penjara mengurangi secara drastis waktunya untuk bisa bermesraan dengan suaminya di dalam penjara.

Baca: Ketua Swissindo Ditangkap Terkait Dugaan Pemalsuan Sertifikat BI

Baca: Sindaran Sopir ke Dishub: Gaya Setinggi Langit, Galaknya Maksain, Bawa Softgun, Eee Ditangkap Polisi

Menurut pengacara dan dokter yang merawat Guzman, sang raja narkoba Meksiko itu bisa gilang jika tidak bisa tidur dan berhubungan intim dengan istrinya, Coronel, di dalam bilik tahanan.

Guzman mengatakan, kata pengacara dan istrinya, ia bisa menderita depresi berat, halusinasi, dan kehilangan ingatan dalam kondisi sulit di penjara Ciudad Juarez, ibu kota Cihuahua, Meksiko.

Baca: Pasti Akurat, Ini Tandanya Kalau Wanita Tidak Perawan Lagi

Menurut The New York Post, masalah priabadi tersebut muncul setelah Emma Coronel, istri Guzman dan seorang warga AS, mengadu kepada Komisi HAM Nasional bahwa suaminya bisa mati atau gila.

Hal itu termasuk, kata Coronel, sebuah keberatan bahwa otoritas penjara telah melakukan kekerasan terhadap suaminya.

Petugas penjara, kata Coronel, mengurangi “waktu bercinta mingguan dengannya dari empat jam menjadi hanya dua jam,” tulis harian AS tersebut.

Baca: Harga Rumah dari Negara Untuk SBY Bikin Kaget, Angka Nolnya Saja Sampai 10 

rumah baru sby 2
Rumah baru Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono pemberian negara yang terletak di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan.

Dari hasil pernikahan dengan Guzman pada tahun 2008, Coronel telah dianugerahi dua putri.

“El Chapo” juga telah mengklaim bahwa sipir penjara telah menyiksanya, yang disebutnya sebagai "penyiksaan psikologis". Petugas juga memukulnya.

Pengacara Guzman, Jose Refugio Rodríguez, mengklaim bahwa Guzman "merasa dia akan mati". Coronel telah berjuang untuk menghalangi permintaan ekstradisi suaminya ke AS. (Kompas.com)

Editor: Hendra
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved