BangkaPos/

Said Aqil Larang NU Digunakan untuk Berdemo

Ia mempersilahkan masyarakat untuk melakukan aksi demo, asalkan aksi tersebut tidak berlangsung secara anarkis.

Said Aqil Larang NU Digunakan untuk Berdemo
Tribunnews.com/ Fitri Wulandari
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj saat menerima kehadiran Ketua DPD RI Mohammad Saleh, Wakil Ketua II DPD RI Farouk Muhammad serta Ketua Komite III DPD RI Fahira Idris, di Gedung PBNU yang terletak di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Senin (31/10/2016). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fitri Wulandari

BANGKAPOS.COM, JAKARTA -  Menanggapi aksi demo 4 November 2016, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj menegaskan organisasi yang dipimpinnya didirikan bukan untuk berdemo.

Ia mengatakan PBNU dibentuk untuk memajukan kepentingan dan kemajuan umat.

"Kalau NU didirikan tidak untuk demo, tapi pendidikan, kesehatan, ekonomi, kerakyatan," ujar Said Aqil Siradj, di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Senin (31/10/2016).

Baca: 3 Demo Besar yang Pernah Terjadi di Indonesia

Baca: VIDEO: Kapolri Tegaskan Demo Ahok 4 November Ditangani Secara Persuasif

Baca: Komentar Fadli Zon soal Demo 4 November Digerakkan Prabowo

Baca: Info Kedatangan Tentara China Dipastikan Hoax

Ia mempersilahkan masyarakat untuk melakukan aksi demo, asalkan aksi tersebut tidak berlangsung secara anarkis.

Said Aqil Siradj kembali menyatakan PBNU tidak pernah menyarankan anggotanya untuk ikut dalam unjuk rasa 4 November 2016.

"Jadi, kalau menggunakan (organisasi) untuk demo itu salah," katanya.

Diketahu 4 November 2016 di Jakarta akan ada aksi unjuk rasa yang akan dihadiri ribuan orang.

Aksi tersebut akan menyuarakan tentang proses hukum kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Editor: Hendra
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help