Pagi-Pagi Bupati Tarmizi Berang Melihat Ada Pegawai yang Merokok

Sudah berkali-kali ia mengimbau agar para PNS tidak merokok di area Kantor Bupati Bangka.

Pagi-Pagi Bupati Tarmizi Berang Melihat Ada Pegawai yang Merokok
Bangkapos.com/Nurhayati
Bupati Bangka H. Tarmizi Saat 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA --Pagi-pagi, Rabu (2/11/2016) sekitar jam 07.35 WIB, Bupati Bangka H Tarmizi Saat sudah berang gara-gara ada Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang merokok, ketika ia akan masuk ke ruang kantornya.

Dengan nada tinggi begitu masuk ke ruangannya, dia minta agar Kahumas PDE dan Santel Setda Bangka Boy Yandra segera menyiapkan ruang untuk merokok dan ruang bagi ibu menyusui.

"Pak Boy segera siapkan ruangan untuk merokok dan menyusui. Ku dak kawa ngeliat orang merokok di kantor ini. Lah dibuat kawasan bebas rokok masihlah merokok," perintah Tarmizi kepada Boy Yandra.

Baca: Ratusan Polisi Bersorban Siap Bacakan Asmaul Husna Jika Pendemo Anarkis

Baca: Kapolri dan Panglima Yakin Aksi 4 November Bakal Aman

Baca: Ada Spanduk Penolakan, Ahok Bilang Saya Pengin Tahu, Sejauh Itukah Orang Benci Sama Ahok?

Sudah berkali-kali ia mengimbau agar para PNS tidak merokok di area Kantor Bupati Bangka.

"Kalau memang masih merokok lebih baik berhenti saja jadi PNS," tegas Tarmizi.

Kemudian, Boy Yandra meminta petugas operator mengumumkan agar pegawai kontrak maupun PNS tidak merokok di area perkantoran Kantor Bupati Bangka karena sudah ditetapkan sebagai Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

Peraturan Daerah Kabupaten Bangka Nomor 11 Tahun 2014 tentang Kawasan Tanpa Rokok ini sudah. Pemkab Bangka dua tahun lalu. Namun belum berlaku efektif.

Baca: Ingin Ikuti Jejak Agus Yudhoyono, Mayor TNI Ini Bakal Maju di Pilkada Bogor 2018

Baca: Raisa Dikabarkan Masuk Hotel Bareng Aktor Ganteng

Kendati area perkantoran bupati dan juga DPRD Kabupaten Bangka sudah ditetapkan sebagai kawasan tanpa rokok tetapi aturan tersebut tidak diindahkan para pegawai maupun dewan yang perokok aktif.

Apalagi belum adanya ruangan khusus baik di kantor bupati maupun dewan sebagai ruang untuk merokok.

Hanya saja di DPRD Kabupaten Bangka terlihat adanya pembangunan teras di kiri dan kanan dekat ruang paripurna.

Rencananya ruang teras tersebut akan dijadikan ruang untuk merokok. Sedangkan di kantor bupati belum ada ruangan khusus untuk merokok.

Penulis: nurhayati
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved