Pesan Wapres JK: Besok Jangan Sampai Ada Penyusup

Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta para pengunjuk rasa yang akan melakukan aksi di depan Istana, Jumat (4/11/2016) besok, mengantisipasi adanya ..."

Pesan Wapres JK: Besok Jangan Sampai Ada Penyusup
Kristian Erdianto
Wakil Presiden Jusuf Kalla usai meresmikan pembukaan pameran Indo Defence 2016 expo & forum di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (2/11/2016). 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA -- Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta para pengunjuk rasa yang akan melakukan aksi di depan Istana, Jumat (4/11/2016) besok, mengantisipasi adanya penyusup yang berpotensi mengganggu keamanan.

Baca: Alasannya Sungguh Mengejutkan, Guru Cantik Ini Nyambi Jadi Bintang Film Porno Dipecat

"Kami minta kepada masyarakat yang berdemo, menjaga masing-masing. Jangan sampai ada penyusupan," ujar Kalla, di beranda Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (3/11/2016) sore.

Baca: Mario Teguh Ternyata Ingin Kasusnya Diselesaikan secara Kekeluargaan

Jika penyusup berhasil menciptakan suasana tidak aman, maka akan berimbas pada iklim investasi.

Secara umum, hal itu akan berpengaruh negatif pada ekonomi Indonesia yang sedang tumbuh.

"Kalau ekonomi turun, ya (masyarakat) tidak kerja. Jadi nganggur, enggak ada penghasilan. Rakyat susah sendiri," ujar Kalla.

Baca: Pengamat Politik Ini Sebut Gara-gara Reaksi SBY soal 4 November, Semua Jadi Tahu

Ia berharap unjuk rasa itu sesuai dengan koridor demokrasi, hukum, dan etika yang berlaku di Indonesia.

"Bahwa ada alasan agama, jangan sampai rusak karena perilaku. Jangan lupa, Islam itu rahmatan lil'alamin. Kalau yang merusak, bukan rahmat itu namanya," ujar Kalla.

Diberitakan, sejumlah organisasi masyarakat Islam akan menggelar unjuk rasa di depan Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat besok.

Mereka menuntut agar Presiden turun tangan dalam perkara dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Saat ini, perkara itu sedang diusut oleh penyidik Bareskrim Polri.

Penulis : Fabian Januarius Kuwado

Editor: asmadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved