Teganya, Pelajar Ini Bunuh Tetangganya dengan Pedang Gara-gara Ingin Punya Laptop

W berpura pura membeli minuman di warung korban. Saat korban akan mengembalikan uang, W mengikuti korban ke dalam rumah...

Teganya, Pelajar Ini Bunuh Tetangganya dengan Pedang Gara-gara Ingin Punya Laptop
Kontributor Medan, Mei Leandha
Ingin punya laptop, pelajar ini bunuh tetangganya pakai pedang, Kamis (03/11/2016) 

BANGKAPOS.COM, MEDAN -- W (15), siswa kelas dua SMA swasta di Medan nekat membunuh tetangganya sendiri, Sui Chen alias Sui Tiang (71), warga Kompleks Graha, Jalan Tanah Tinggi, Pasar I, Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal, Selasa (1/11/2016) lalu.

Baca: Inilah Tanggapan Jokowi Mengenai SBY Bicara soal Kasus Ahok dan Isu Lain

W membunuh manula ini karena ingin memiliki komputer jingjing atau laptop.

"W ingin punya laptop untuk belajar kelompok. Selama ini dia membuat tugasnya di warnet," kata Kapolrestabes Medan Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto kepada wartawan, Kamis (3/11/2016).

Baca: Begini Komentar Demokrat Terkait Ancaman Jokowi Ingin KPK Usut 34 Proyek Listrik Era SBY

Modusnya, lanjut Mardiaz, W berpura pura membeli minuman di warung korban. Saat korban akan mengembalikan uang, W mengikuti korban ke dalam rumah.

"Saat itulah, W menikam perut korban hingga tewas. Kemudian mengambil harta benda korban, lalu melarikan diri lewat pintu belakang rumah korban," jelasnya.

Baca: Tak Hanya Ahok, Kini Giliran Djarot yang Didemo Warga Saat Blusukan

W mengambil uang korban sebanyak Rp 700.000 dan beberapa slop rokok.

Kepada tetangga yang lain, W mengaku telah menjadi korban perampokan dan meminta tolong diantarkan ke klinik untuk mengobati tangannya yang terluka.

Satu jam setelah membunuh, W diringkus petugas Reskrim Polsek Sunggal. Saat ini pelaku masih dalam pemeriksaan.

"W kita kenakan Pasal 365 ayat 3 KUHPidana dengan ancaman hukuman seumur hidup. Namun karena W masih di bawah umur, biar hakim yang memutuskan nanti," ujar Mardiaz.

Sementara itu, berdasarkan hasil otopsi ditemukan empat luka tusukan di tubuh korban, yaitu di mata kiri, di leher, lengan dan jari-jari tangan kanan korban.

"Barang bukti pedang tajam yang digunakan W untuk menghabisi nyawa korban sudah kita sita," tambah Kapolrestabes.

Penulis : Kontributor Medan, Mei Leandha

Editor: asmadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved