Minta Maaf, Presiden Korsel Ini Bantah Terlibat Ritual Perdukunan

"Saya merasakan penyesalan terdalam dan meminta maaf kepada rakyat Korea yang mempercayakan saya di posisi kepresidenan ini,"

Minta Maaf, Presiden Korsel Ini Bantah Terlibat Ritual Perdukunan
AFP
Park Geun Hye. 

BANGKAPOS.COM, KORSEL -- Sebuah penyelidikan terkait skema jual beli pengaruh bernilai jutaan dolar, yang diduga dilakukan oleh teman lama presiden, Choi Soon-sil, telah menghancurkan citra politik Presiden Korea Selatan (Korsel) Park Geun-hye sebagai pemimpin yang tidak korupsi.

Baca: Mulianya, Pasutri Ini Berinisiatif Punguti Sampah Demonstran

Presiden Korea Selatan Park Geun-hye yang sedang bermasalah meminta maaf untuk kedua kalinya dalam pidato hari Jumat (4/11/2016), dalam upaya membendung meningkatnya tekanan agar dia mengundurkan diri karena skandal korupsi yang telah melumpuhkan pemerintahannya.

Baca: Buni Yani Akui Salah Transkrip Ucapan Ahok Soal Surat Al Maidah Ayat 51, Tetapi

"Saya merasakan penyesalan terdalam dan meminta maaf kepada rakyat Korea yang mempercayakan saya di posisi kepresidenan ini," kata Park. Dia juga menambahkan bahwa hatinya hancur karena membuat rakyat Korea sangat sedih.

Sebuah penyelidikan terkait skema jual beli pengaruh bernilai jutaan dolar, yang diduga dilakukan oleh teman lama presiden, Choi Soon-sil, telah menghancurkan citra politik Park sebagai pemimpin yang tidak korupsi.

Baca: Ingat, Pria yang Teliti dan Disiplin Ternyata Suka Wanita dengan Bokong Besar

Sejumlah ajudannya telah mengundurkan diri untuk menghadapi kemungkinan dakwaan kriminal.

Situasi ini membuatnya semakin terisolasi dan tak berdaya.

Pada hari Jumat, Park mengatakan dia telah berusaha menghindari konflik kepentingan dalam pemerintahannya, bahkan dengan memisahkan diri dari keluarganya, tapi dia salah dalam menaruh kepercayaan pada Choi, yang mungkin menggunakan persahabatan mereka untuk keuntungan pribadi, dan sebagai penasihat dekat yang mungkin juga telah terlibat dalam tindakan ilegal tanpa sepengetahuan atau persetujuannya.

Dia juga membantah tuduhan sensasional bahwa dia terlibat dalam ritual sekte atau perdukunan dengan keluarga Choi. [as].

Sumber: VOA Indonesia

Editor: asmadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help