Minggu, 26 April 2026

Ternyata Guru Besar Dimas Kanjeng Ada yang Pengemis dan Pemulung

Ketujuh maha guru Dimas Kanjeng ternyata bukanlan orang pintar atau punya ilmu agama yang mahir.

Editor: fitriadi
surya/ist
AKBP Taufik (baju biru) bersama tujuh maha guru Dimas Kanjeng Taat Pribadi yang ditangkap di Jakarta. 

BANGKAPOS.COM, SURABAYA - Ketujuh maha guru Dimas Kanjeng Taat Pribadi yang diagung-agungkan pengikutnya, ternyata bukanlan orang pintar atau punya ilmu agama yang mahir.

Mereka punya latar belakang yang memprihatinkan.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Argo Yuwono menjelaskan, beberapa di antaranya merupakan pengemis, gelandangan, pemulung dan penjual kopi di Jakarta. 

“Tujuh maha guru itu direkrut Vijay atas perintah Taat Pribdi. Mereka tidak memiliki pekerjaan tetap, ada yang jadi gelandangan dan penjual kopi,” ucap Argo, Minggu (6/11/2016).

Baca: Pria Ini Lamar Kekasihnya di Hadapan Buaya Lapar

Baca: Seksinya Raisa, Celana Biru Menerawang di Balik Kemeja

Baca: Foto dan Video Demo 4 November Ini Bikin Hati Banyak Orang Tersentuh

foto demo
Foto-foto saat aksi Demo 4 November.

Sebelum direkrut Vijay, ketujuh maha guru tinggal di rumah-rumah petak kawasan Tomang Jakarta Barat.

Mereka sengaja direkrut untuk mengelabuhi para pengukut Dimas Kanjeng dan tertarik bergabung. Selanjutnya menyetorkan uang ke Dimas Kanjeng.

Guna meyakinkan pengikutnya, pria yang semuanya berjengot ini diberi jubah dan sorban layaknya seorang kyai atau ulama. Perannya sebagai tokoh spiritual dalam acara seminar yang digelar di Jakarta.

Baca: Penipu Berjimat Beras dan Telur Buka Praktik di Apartemen Raup Penghasilan Rp 3 Juta Setiap Bulan

Ketujuh maha guru yang ditangkap di Jakarta, selanjutnya diterbangkan dan tiba di Surabaya pada Minggu (6/11/2016) .

Ketujuh maha guru dari Taat Pribadi yang ditangkap, yakni Ratim Alias Abah Abdurrohman, Abdul Karim alias Abah Sulaiman Agung, Murjang alias Abah Naga Sosro, Marno alias Abah Kholil, Acep alias Abah Kalijogo, Sadeli Alias Entong dan Sutarno alias Abah Sutarto. (Surya)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved