Begini Reaksi Artis Pendukung Fanatik Hillary Clinton setelah Trump Jadi Presiden Amerika

Para pendukung Hillary Clinton terpukul karena selama ini hasil jajak pendapat menunjukkan capres Partai Demokrat itu unggul atas Trump.

Begini Reaksi Artis Pendukung Fanatik Hillary Clinton setelah Trump Jadi Presiden Amerika
Chip Somodevilla/Getty Images/AFP
Presiden terpilih AS Donald Trump menyampaikan pidato kemenangannya di hadapan pendukungnya di New York, Rabu (9/11/2016) 

BANGKAPOS.com — Kemenangan Donald Trump dalam pemilihan presiden Amerika, Selasa (8/11/2016) waktu Amerika atau Rabu WIB, yang membuat dunia terkejut.

Sementara para pendukung capres dari Partai Republik itu bersuka ria, para pendukung Hillary Clinton terpukul karena selama ini hasil jajak pendapat menunjukkan capres Partai Demokrat itu unggul atas Trump.

Para pesohor yang selama ini menjadi pendukung fanatik Hillary Clinton pun bersuara. Mereka menyatakan rasa terkejut dan tidak percaya dengan kemenangan Trump.

Penyanyi Katy Perry, misalnya. Ia meminta rakyat Amerika tidak bersedih atau berdiam diri. "Kita bukan bangsa yang akan membiarkan kebencian memimpin," kata Perry melalui tweet-nya.

 Perry merupakan salah satu selebriti yang aktif berkampanye untuk Hillary Clinton.

Kekecewaan juga dirasakan aktris Kristen Bell. Pengisi suara Anna dalam film Frozen itu melontarkan kalimat "Anyone else wanna puke?" dalam tweet-nya.

 
Penyanyi Arianna Grande sudah mulai khawatir ketika perolehan suara Trump terus meninggalkan Hillary. "Sangat menakutkan," kata dia.

Ketika Trump dipastikan menang, Grande mengaku menangis. "I'm in tears," kata dia dalam tweet.

Sementara itu, aktor Cheyenne Jackson menyebut kemenangan Trump seperti film seri yang dibintanginya, American Horror Story.

"A true American Horror Story," bunyi tweet-nya.

 Bintang film seri Desperate Housewives, Eva Longoria, mengungkapkan ketidakpercayaannya dengan sebuah foto pada Snapchat.

Ia bertopang dagu dengan wajah murung. "What is happening?????!!!!!" ia menulis.

Lain lagi dengan pemeran Captain America dalam film-film Marvel Universe, Chris Evans.

Ia berpendapat, kemenangan Trump membuat malu Amerika karena rakyatnya telah memilih seseorang yang menyebarkan kebencian untuk memimpin negara.

 
Namun, dengan nada lebih optimistis, ia mengatakan, "Tidak ada seorang pun yang bisa menghentikan kita tetap menjadi orang yang penuh kasih dan murah hati."

Editor: Idandi Meika Jovanka
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved