Pengusaha Diskotek dan Pecandu Narkoba yang Berjuang Menebus Dosa

Dahulunya, Danar adalah seorang manajer di sebuah diskotek, sedangkan Tatung ialah pecandu narkoba.

Pengusaha Diskotek dan Pecandu Narkoba yang Berjuang Menebus Dosa
TRIBUNSOLO.COM/BAYU ARDI ISNANTO
Duo Blangkon tampil dengan pakaian adat Jawa dan gitar ketika memberi penyuluhan antinarkoba. 

BANGKAPOS.COM, SOLO - Masa lalu yang kelam telah dijalani dua pria asal Kabupaten Sukoharjo, Jateng.

Keseharian mereka tak jauh dari dunia narkoba.

Mereka adalah Danar Agus Widanarko dan Hilarius Mukti Caturalias Tatung.

Dahulunya, Danar adalah seorang manajer di sebuah diskotek, sedangkan Tatung ialah pecandu narkoba.

"Kalau Tatung dulu pecandu narkoba, kalau saya penyedia tempat buat orang-orang pesta narkoba," kata Danar saat ditemui di sebuah acara penyuluhan di Solo, Selasa (8/11/2016).

Hingga akhirnya, Tatung harus ditahan polisi karena menggunakan narkoba.

Sedangkan Danar dikirim untuk mengikat pendidikan dan pelatihan (diklat) mengenai narkoba oleh Polres Sukoharjo.

"Saya berdosa, dia berdosa, ini saatnya kita menebus dosa," ungkap Danar.

Pada 2010, Danar memulai kehidupan barunya sebagai penyuluh narkoba.

Tatung juga turut serta ketika telah dibebaskan dari penjara.

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved