Antasari Azhar: Jangankan Mengundang SBY, Terpikir Saja Enggak Belum Ada Niat

Antasari menegaskan bahwa dia sama sekali tidak berencana mengundang presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono dalam acara syukuran.

Antasari Azhar: Jangankan Mengundang SBY, Terpikir Saja Enggak Belum Ada Niat
KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELI
Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar menggendong cucunya sesaat setelah bebas dari Lapas Kelas 1 Tangerang. Kamis (10/11/2016). Antasari bebas usai menjalani hukuman selama 7 Tahun 6 Bulan terkait kasus pembunuhan berencana Nazarudin Zulkarnaen pada tahun 2009. 

BANGKAPOS.com - Terpidana kasus pembunuhan, Antasari Azhar, mengklarifikasi berita yang beredar terkait undangan kepada sejumlah tokoh nasional pada acara syukuran 26 November 2016 mendatang di Hotel Grand Zuri, Bumi Serpong Damai.

Acara tersebut digelar sebagai ucapan syukur karena Antasari bebas bersyarat setelah mendekam selama 7 tahun 6 bulan di Lapas Klas 1 Tangerang, Banten.

Baca: Kali Kedua Ahok Tegaskan Tidak Mundur dari Pilkada DKI Jakarta dan Siap Dipenjara

Baca: Susunan Kepengurusan PSSI Periode 2016-2020 yang Dikomandoi Letjen Edy Rahmayadi

Baca: Charly Palsu Palak Belasan Pemilik Toko di Belitung

Ade Putra dan Charly
Ade Putra (baju hitam), Charly (baju kuning), Kamis (10/11) ketika berada diamankan di Polres Belitung.

Antasari menegaskan bahwa dia sama sekali tidak berencana mengundang presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono dalam acara syukuran.

"Jangankan mengundang SBY, terpikir saja enggak. Belum ada niat," ujar Antasari saat dikonfirmasi di kediamannya, Les Belles Mansion, Tangerang, Banten, Kamis (10/11/2016).

Antasari menuturkan, dirinya hanya mengundang kerabat dan sahabat yang pernah menjenguknya selama ditahan.

Baca: Rani Juliani Seolah Hilang Ditelan Bumi Usai Seret Antasari ke Penjara

Baca: Lihat Foto-foto Donald Trump, Presiden yang Digelari Monster dari Masa ke Masa

trump junior1
Donald Trump remaja saat bersekolah di Akademi Militer New York tahun 1964.

Baca: Jurnalis Kompas TV Galang Dana Renovasi Masjid 4 Hari Terkumpul Rp 400 Juta

Dia menyebut akan mengundang senior-seniornya di kejaksaan, Kementerian Hukum dan HAM dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

"Yang tadi saya sebutkan (SBY) tidak pernah sama sekali membesuk. Saya masuk (penjara), prihatin juga enggak," ujar Antasari.

"Yang saya harapkan waktu itu Beliau katakan prihatin Ketua KPK masuk tahanan, tidak ada juga. Lo, saya kan pejabat negara di era itu. Saya masuk penjara tidak ada say hello," kata dia.

Baca: Rudal Buatan Indonesia Bikin Malaysia Gigit Jari Begini Kecanggihannya

RUDAL PETIR
Rudal Petir V-101, sulit terdeteksi radar.

Sementara itu Antasari menyebutkan alasan kenapa mengundang Jusuf Kalla. Dia menyebut Jusuf Kalla pernah menjenguknya saat di dalam tahanan.

Menurut Antasari, Kalla adalah sosok sahabat sejati yang tidak meninggalkan temannya di saat terpuruk. Saat Antasari menikahkan kedua anaknya, Jusuf Kalla bersedia untuk menjadi saksi.

"Beberapa kali JK besuk saya ke dalam dan ketika saya terpuruk, dia muncul. Itulah sahabat sejati," kata Antasari.

"Saat saya menikahkan anak, Beliau juga menjadi saksi. Kok ya mau jadi saksi pernikahan anak seorang terpidana. Saya terpikir untuk undang karena ingin ucapkan terima kasih. Tidak ada maksud lain," ucapnya.(Kristian Erdianto.KOMPAS.COM)

Editor: Idandi Meika Jovanka
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help