Alami Hipertensi, Pembunuh Tetangga Dilarikan ke Rumah Sakit

Ama Periaman disangka membunuh tetangganya, WW alias Sibaya Gamari (40), Kepala Dusun II, Desa Hilliwaele, Kabupaten Nias.

Alami Hipertensi, Pembunuh Tetangga Dilarikan ke Rumah Sakit
Getty Images
Ilustrasi Diborgol 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Array A Argus

BANGKAPOS.COM, MEDAN - SW alias Ama Periaman alias Ama Ucok (51) dilarikan ke rumah sakit setelah ditangkap anggota Polres Nias karena mengalami hipertensi.

Ama Periaman disangka membunuh tetangganya, WW alias Sibaya Gamari (40), Kepala Dusun II, Desa Hilliwaele, Kabupaten Nias.

"Setelah diamankan, penyakit yang diidap tersangka kambuh. Selama ini tersangka memiliki riwayat penyakit hipertensi," kata Kapolres Nias, AKBP Bazawato Zebua, Jumat (11/11/2016) siang.

Khawatir terjadi hal yang tidak diinginkan, polisi membawa tersangka ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Tersangka tetap di bawah penjagaan petugas kepolisian.

"Kami masih mendalami lebih lanjut keterangan tersangka ini. Dari informasi yang disampaikan tersangka, pembunuhan ini dilatarbelakangi masalah sakit hati," ungkap Bazawato.

Pembunuhan terhadap Sibaya Gamari berlangsung pada Rabu (9/11/2016) malam.

Korban dibacok secara bertubi-tubi oleh Ama Periaman. Kondisi korban mengenaskan.

Warga yang mengetahui kejadian ini sontak gempar. Polisi pun langsung membentuk tim guna mengejar tersangka.

Editor: Hendra
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help