Presiden Filipina Duterte yang Biasa Galak dan Kasar Mendadak Sentimental

Kali ini bukan bahasa kasar yang membuat Presiden Filipina Rodrigo Duterte menarik perhatian, tetapi senandungnya.

AP Photo/Lim Huey Teng
Presiden Filipina Rodrigo Duterte (kiri) bersama Perdana Menteri Malaysia Najib Razak di Putrajaya, Malaysia, 10 November 2016. 

BANGKAPOS.com - Kali ini bukan bahasa kasar yang membuat Presiden Filipina Rodrigo Duterte menarik perhatian, tetapi senandungnya.

Dia dan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak berkaraoke pada acara makan malam kenegaraan di Malaysia, Kamis (10/11).

Duterte menyanyikan lagu Bette Midler “Wind Beneath My Wings” sementara Najib tampil dengan lagu yang lebih bersemangat “The Young Ones” oleh Cliff Richards.

Mereka bersama-sama menyanyikan lagu yang populer pada tahun 70-an “Sha-La-La-La-La-La” oleh band rock Denmark The Walkers. Najib menari sambil bernyanyi.

Duterte, yang terkenal karena menggunakan bahasa kotor, sedang melakukan kunjungan dua hari ke Malaysia.

Pembicaraan antara kedua pemimpin negara yang bertetangga ini dipusatkan pada penculikan di laut yang dilakukan oleh kelompok-kelompok dari Filipina selatan, termasuk Abu Sayyaf.

Najib mengatakan Duterte setuju mengizinkan Angkatan Laut Malaysia dan Angkatan Indonesia memburu penculik yang lari ke wilayah Filipina.

Kesepakatan pengejaran terhadap para pelaku penculik sampai di dalam wilayah Filipina oleh Angkatan Laut Malaysia, kata Najib Razak, sama dengan kesepakatan yang sudah terlebih dulu disetujui dengan Presiden Joko Widodo.

"Pengejaran seketika ini merupakan perkembangan baru. Hal ini sudah disetujui oleh Duterte dan Jokowi, dan sekarang dengan kita," jelas Najib.

Kelompok Abu Sayyaf diketahui sering beroperasi untuk melakukan penculikan di wilayah perairan Negara Bagian Sabah, Malaysia dan wilayah Filipina selatan.

Kelompok tersebut dan beberapa sempalan dilaporkan telah menuntut tebusan untuk pembebasan sandera, termasuk sandera warga negara Indonesia, Malaysia dan warga negara asing lainnya.(voa indonesia/BBC INDONESIA)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved