Kampanye Boleh Dalam Bentuk Lomba Gaple, Begini Ketentuannya

Suro Mampan Siregar mengatakan, kampanye pasangan calon di Pilkada Serentak 2017 bisa dilakukan dalam bentuk perlombaan.

Kampanye Boleh Dalam Bentuk Lomba Gaple, Begini Ketentuannya
bangkapos.com/Dedy Qurniawan
Komisioner KPU Beltim Divisi SDM dan Parmas KPU Beltim Suro Mampan Sirega 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Dedy Qurniawan

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Komisioner KPU Beltim Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat (Parmas) Suro Mampan Siregar mengatakan, kampanye pasangan calon di Pilkada Serentak 2017 bisa dilakukan dalam bentuk perlombaan.

"Lomba ini misalnya ada pertandingan gaple atau perlombaan lainnya," kata Suro kepada Pos Belitung, Rabu (16/11/2016).

Meski demikian ada ketentuan yang mengaturnya.

Diantaranya hadiah berbentuk barang dengan total nilai hadiah yang diberikan tidak lebih dari Rp 1 juta untuk setiap kali perlombaan.

"Itu banyak dipikir orang, Rp 1 juta itu maksimal per item barang . Bukan harga per item barang, tapi total atau akumulasi total hadiah itu tidak lebih dari satu juta," ujarnya.

Selain itu, kampanye bentuk lainnya berupa perlombaan ini hanya bisa dilakukan dua kali selama kampanye untuk Pemilihan Gubernur dan satu kali selama kampanye untuk pemilihan Bupati/Wali Kota.

" Sebab ada juga ketentuan ini bisa dilakukan dua kali untuk pilgub. Dan satu kali untuk pilbup," katanya. (*)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved