Polisi Bergumul dengan Pemilik Senjata Api Rakitan di Depan Warung Kopi

Dan ketika akan digeledah petugas, pelaku menghindari dan berusaha mempertahankan sepira di pinggang bagian depannya.

Polisi Bergumul dengan Pemilik Senjata Api Rakitan di Depan Warung Kopi
SRIPOKU.COM/ARDNI ZUHRI
Tampak tersangka Iwan Sahri (31) warga Desa Harapan Jaya, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten PALI, dibekuk karena menyimpan satu senpira jenis revolver dan empat amunisi aktif dihalaman Warung Kopi Teguh Jalan Servo KM 36, Desa Harapan Jaya, Kecamatan Tanah Abang, Kabupatem PALI, Selasa (15/11) sekitar pukul 12.45. 

BANGKAPOS.COM, PALI---Karena meresahkan warga, petugas Polisi tangkap Iwan Sahri (31) warga Desa Harapan Jaya, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten PALI.

Dari tangannya berhasil diamankan satu senpira jenis revolver dan empat amunisi aktif di halaman Warung Kopi Teguh Jalan Servo KM 36, Desa Harapan Jaya, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten PALI, Selasa (15/11) sekitar pukul 12.45

Dari informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, Rabu (16/11/2016), aksi penangkapan tersebut dari informasi masyarakat bahwa ada seseorang yang sering terlihat membawa senjata api rakitan (senpira).

Lalu petugas Polsek Tanah Abang dibawah pimpinan AKP Sibero, langsung bergerak cepat 

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan lalu petugas memanggil pelaku keluar warung.

Dan ketika akan digeledah petugas, pelaku menghindari dan berusaha mempertahankan sepira di pinggang bagian depannya.

Melihat gelagat pelaku yang memberikan perlawanan petugas langsung berusaha meringkusnya namun sempat terjadi pergumulan.

Melihat hal tersebut, petugas lainnya langsung memberikan pertolongan dan berhasil mengamankan pelaku bersama barang bukti senpira laras pendek jenis revolver lima silinder dengan empat butir peluru aktif.

Kapolres Muaraenim AKBP Hendra Gunawan SIK melalui Kapolsek Tanah Abang AKP Sibero didampingi Kasubag Humas AKP Arsyad Agus, saat ini, pelaku bersama barang buktinya sudah diamankan di Polsek Tanah Abang, untuk dimintai keterangannya.

Dari keterangan pelaku, ia mendapatkan senpira tersebut dengan cara membeli dengan alm Supar pada tahun 2006 lalu. Atas perbuatannya pelaku akan dikenakan UU Darurat No 12 Tahun 1951 Pasal 1.

"Pelaku sempat berusaha melawan dan hendak mencabut senpiranya, namun untung petugas kita sigap, dan berhasil mengamankannya," ujar Kapolsek.

Editor: Hendra
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help