Warga Amerika Penyelundup 97 Kg Sabu Lolos dari Hukuman Mati

Hukuman yang dijatuhkan Hakim Ketua Noor Ali dalam sidang di PN Semarang ini lebih ringan dari tuntutan jaksa yakni hukuman mati.

Warga Amerika Penyelundup 97 Kg Sabu Lolos dari Hukuman Mati
net
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM, SEMARANG - Warga Negara Amerika Serikat Kamran Malik alias Phillip Russel dijatuhi hukuman penjara seumur hidup dalam kasus penyelundupan 97 kilogram sabu-sabu asal Tiongkok yang ditangkap Badan Narkotika Nasional (BNN) di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.

Hukuman yang dijatuhkan Hakim Ketua Noor Ali dalam sidang di PN Semarang, Rabu (16/11), lebih ringan dari tuntutan jaksa yakni hukuman mati.

"Menyatakan terdakwa terbukti bersalah melanggar pasal 113 ayat Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika," katanya.

Baca: Korupsi E-KTP Rp 2,3 Triliun, Konsorsiumnya Kabur ke Singapura

Menurut hakim, terdakwa terbukti melakukan permufakatan jahat bersama Muhammad Riaz alias Mr Khan, gembong narkotika yang divonis mati PN Semarang dalam perkara yang sama.

Ia menuturkan terdakwa terbukti mengirim uang yang berkaitan dengan pengiriman genset berisi sabu tersebut.

"Terdakwa bukan otak dari jaringan Pakistan, terdakwa hanya orang yang disuruh mengurusi keuangan jaringan tersebut," katanya.

Baca: Ahok Sampaikan Bangga Jadi Tersangka Kepada Anaknya

Meski demikian, hakim menilai tindakan terdakwa meresahkan masyarakat dan tidak sejalan dengan program pemerintah tentang pemberantasan narkotika.

Atas putusan tersebut, terdakwa melalui penasihat hukumnya menyatakan banding, sementara jaksa penuntut umum menyatakan pikir-pikir.

Sebelumnya, tujuh terdakwa dalam perkara ini juga telah dijatuhi hukuman oleh PN Semarang. Dua warga Pakistan, Muhammad Riaz dijatuhi hukuman mati, sedangkan Faiq Akhtar dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.

Baca: Artis Cantik Manohara Dikabarkan Meninggal Over Dosis

manohara

Adapun lima terdakwa lain yang merupakan warga negara Indonesia, yakni Citra Kurniawan dan Tommy Agung Pratomo dihukum penjara seumur hidup, Restiyadi Sayoko dipenjara 20 tahun, Peni Suprapti dihukum 18 tahun, dan Didi Triono dihukum 15 tahun penjara.

Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved