Toha Sang Penjaga Pantai Batu Dinding

Kakek yang telah berusia 73 tahun ini sejak tahun 2003 mulai menanam bibit bakau di sekitar Pantai Batu Dinding.

Toha Sang Penjaga Pantai Batu Dinding
bangkapos.com/Nurhayati
M Toha bersama rekannya. 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Usia yang sudah lanjut tak menghalangi niat Muhamad Toha untuk terus setia mengabdikan diri demi melestarikan lingkungan dengan menanam dan merawat magrove di Pesisir Pantai Batu Dinding Kecamatan Belinyu Kabupaten Bangka.

Kakek yang telah berusia 73 tahun ini sejak tahun 2003 mulai menanam bibit bakau di sekitar Pantai Batu Dinding.

Dia sengaja menanam bakau ini dengan jarak yang rapat agar bisa menjaga Pantai Batu Dinding dari serangan erosi mengikis pantai tersebut. Selain itu juga jika ada orang-orang jahil ingin menebang bakau-bakau yang ditanamnya tak bisa melakukan karena akar bakau yang kuat dan rimbunnya pohon ini mengkokohkan perjuangan Toha menanam bibit magrove ini sejak kecil.

"Magrove yang saya tanam tak seberapa luas, tak sampai sehektat tapi sekarang sudah besar. Kalau ditanam kemudian ditinggal percuma. Paling tidak sampai dua tahun harus dirawat. Saya mulai menanam tahun 2003," ungkap Toha kepada bangkapos.com, usai menerima penghargaan pada Peringatan Hari Puspa dan Satwa Nasional, Jumat (18/11/2016) di Kolong Apat Sungailiat.

Ia ingin berjuang melestarikan pesisir Pantai Batu Bedinding karena dulu banyak ikan yang dengan mudah bisa didapat para nelayan, tetapi sekarang hasil tangkapan nelayan sudah berkurang.

Menurutnya ikan bilis untuk bahan baku pembuatan rusip yang menjadi makanan khas Bangka juga sudah sulit di dapat.
Oleh karena itu ia berusaha menanam magrove agar bisa menjadi tempat berkembang biak ikan dan berbagai biota laut lainnya.

"Kalau sekarang untuk makan cukuplah, udang mulai ada, kepiting mulai ada," kata Toha.

Diakuinya, untuk menanam magrove ini tidak dilakukannya sendiri tetapi juga mengajak serta keluarganya. Selama ini belum banyak warga yang mau menanam magrove karena tidak menghasilkan.

Namun dia sangat berharap adanya kepedulian dan kesadaran warga untuk sama-sama menjaga kelestarian magrove di Pantai Batu Bedinding.

Selama 13 tahun menanam, merawat dan memelihara Toha memerlukan kendaraan seperti Viar, motor roda tiga yang memiliki bak untuk membawa bibit bakau.

"Kalau ada Viar itu lebih mudah untuk mengangkut bibit dan pulang pergi dari pantai ke rumah," harap Toha yang pernah mendapatkan penghargaan Wahana Lestari dari Menteri Kehutanan pada Tahun 2007 lalu.

Penulis: nurhayati
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved