Danpuspom Ucapkan Terima Kasih BNN Tembak Mati Oknum Paskhas

Salah seorang yang tewas ditembak petugas BNN merupakan oknum anggota Korps Pasukan Khas TNI AU.

Danpuspom Ucapkan Terima Kasih BNN Tembak Mati Oknum Paskhas
Fachri Fachrudin
Badan Narkotika Nasional (BNN) menggelar konfrensi pers terkait penyelundupan narkotika sindikat internasional di Kompleks Pergudangan Sentral Kosambi, Dadap, Tangerang, Banten. Dalam konfrensi pers tersebut turu dihadiri Kepala BNN Budi Waseso, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Dirjen Bea Cukai Heru Pambudi, Komandan Pusat Polisi Militer. 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) TNI Mayor Jenderal Dodi Wijanarko mengapresiasi kinerja Badan Nasional Narkotika (BNN) bersama Direktorat Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan atas pengungkapan sindikat narkotika internasional di Tangerang.

Polisi dan Ditjen Bea Cukai melakukan operasi penggerebekan di Kompleks Pergudangan Sentral Kosambi, Dadap, Tangerang, Banten, pada Selasa (15/11/2016).

Baca: Foto Wanita Mirip Jessica Kumala Wongso Lagi Nyedot Teh Manis Ini Jadi Viral

mirip jessica
Sesosok wanita mirip terpidana "Jessica Kumala Wongso" sedang menikmati teh manis mendadak jadi viral.

Dua orang yang diduga kuat bandar narkotika tewas dalam operasi tersebut. 

Salah seorang yang tewas merupakan oknum anggota Korps Pasukan Khas TNI AU (Kopaskhas) Wing I yang bermarkas di Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

Tentara berinisial AZ ini tewas bersama seorang warga negara Taiwan berinisial HCHL. Keduanya terpaksa ditembak karena melawan saat akan ditangkap.

"Panglima TNI berterimakasih pada tim gabungan," ujar Dodi di Kantor BNN Pusat Jakarta, Jumat (18/11/2016).

Baca: Perselingkuhan Istri Terbongkar Gara-gara Terkirim Foto Bugil ke Suami

Ia menjelaskan, sebelumnya Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo sudah mengimbau para prajurit untuk tidak terlibat dalam jaringan narkotika.

Jika tetap melibatkan diri, sanksi tegas bakal dijatuhkan, termasuk pada atasannya.

"Dalam rangka pembenahan, TNI sudah memberikan batas waktu anggota TNI tidak boleh bermain narkoba. Kalau sampai Oktober ada lagi, maka atasannya ikut bertanggung jawab," kata dia.

"Oktober ke sini, bila terlibat, proses hukum yang keras ditambah dengan pemecatan, bila melakukan perlawanan, sikat. Beliau menyampaikan seperti itu, namun tata cara dan ukuran sesuai ketentuan," tambah Dodi.

Baca: Fakta Menarik Duel Indonesia versus Thailand, Siapa Paling Hebat?

Halaman
123
Editor: fitriadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved