Nelayan dan Pemdes Belo Laut Sepakat Tolak Tambang Laut

Kelompok nelayan dan Pemerintah Desa Belo Laut sepakat menolak segala bentuk aktivitas tambang laut.

Nelayan dan Pemdes Belo Laut Sepakat Tolak Tambang Laut
Bangkapos.com/Antoni Ramli
Sosialisasi dan pertemuan warga membahas tambang laut di Kantor Desa Belo Laut, Kecamatan Muntok. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Anthoni

BANGKAPOS.COM BANGKA -- Kelompok nelayan dan Pemerintah Desa (Pemdes) Belo Laut Kecamatan Muntok Kabupaten Bangka Barat sepakat menolak segala bentuk aktivitas tambang laut.

Keputusan ini bedasarkan hasil pertemuan, perwakilan kelompok nelayan, pemdes dan pihak BUMD Bangka Barat Sejahtera di Kantor Desa Belo Laut, Kecamatan Muntok, Jumat (18/11/2016) laut.

Baca: Ini Alasan Warga Tolak Segala Bentuk Tambang Laut

Baca: 136 Ponton Isap Produksi Bakal Beroperasi di Perairan Belo Laut

Baca: PIP Jadi Mesin Penyumbang PAD Bangka Barat

Pertemuan dan sosialisasi rencana beroperasinya ratusan unit Ponton Isap Produksi (PIP) dan ponton binaan BUMD itu sempat diwarnai ketegangan.

Baca: Atasi Konfik Penambang Vs Nelayan, DKP Minta Pemprov Segera Wujudkan Zonasi Laut

Kelompok nelayan, mengoyak-mengoyak berkas dan foto copyan yang berisi materi terkait sosialisasi pengoperasian PIP dan ponton binaan BUMD. Beruntung, ketegangan tersebut kembali berhasil di redam.

"Pada intinya, pertemuan kemarin, kami (nelayan-red) menolak keras segala bentuk tambang laut. Tidak hanya PIP tapi juga kapal KIP. Pertemuan itu tidak sampai selesai, soalnya situasi tidak kondusif. Mereka (nelayan-red) menyobek fotocopyan dari pihak BUMD," kata Suhaidir kepada bangkapos.com, Minggu (20/11/2016).

Penulis: Antoni Ramli
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved