Cerita Tragis Amanda Berawal dari Jejaring Facebook

Perkiraan Amanda meleset. Polisi datang, dan memberitahu keluarga Todd bahwa foto Amanda bertelanjang dada tersebar di internet.

Cerita Tragis Amanda Berawal dari Jejaring Facebook
ctvnews

BANGKAPOS.COM - Suatu siang yang cerah di bulan Oktober 2012, seorang gadis mengajak ayahnya untuk membuat tato.

Amanda Todd, nama sang gadis, ingin menato pergelangan tangannya dengan tulisan “stay strong”.

Sedangkan ayahnya, Norm Todd, berencana membuat tato aksara China yang berarti “kekuatan”.

Apa nyana, keinginan Amanda itu menjadi permintaan terakhirnya yang tak pernah terwujud.

Baca: Keinginan Sutan Bhatoegana yang Tidak Terkabul hingga Ajal Menjemput

Baca: Kepulangan Raeni Putri Tukang Becak yang Dapat Beasiswa dari Inggris Disambut Suka Cita

Amanda Todd adalah seorang gadis cantik yang ceria.

Masa kecil bersama orangtuanya, Norm Todd dan Carol Todd, dilaluinya di Port Coquitlam, di pinggiran kota Vancouver, Kanada.

Layaknya anak-anak lain, Gadis yang dilahirkan pada 27 November 1996 itu senang menghabiskan waktu bersama teman sebaya.

Baca: Polri Siagakan 18.000 Personil Amankan Demo 2 Desember

Baca: Kapolri Janji Maksimal 3 Minggu Berkas Ahok Masuk Kejaksaan

Baca: Polda Babel Himbau Warga Tidak Ikut Demo Tanggal 25 November dan 2 Desember

Bukan cuma di dunia nyata saja, Amanda banyak menghabiskan waktu bergaul di dunia maya.

Hal yang lumrah dilakukan anak-anak yang hidup di generasi digital.

Mulai dari media sosial seperti Facebook, Amanda mendapatkan banyak kenalan.

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help