'Doakan Bapak Dapat Ikan Banyak Le', Tak Disangka Kapal Terbelah Dua

Purwono hilang bersama 14 orang lainnya setelah kapal nelayan yang mereka tumpangi bertabrakan dengan kapal Vietnam.

'Doakan Bapak Dapat Ikan Banyak Le', Tak Disangka Kapal Terbelah Dua
Tribun Jateng/Yayan Isro Roziki
Anak semata wayang Purwono menatap foto pengantin kedua orangtuanya, Minggu (20/11/2016). Purwono hilang dalam kecelakaan kapal di Laut Jawa. 

BANGKAPOS.COM, PATI - Keluarga tak menyangka kepergian Purwono ke laut hari itu adalah untuk kali terakhir.

Purwono hilang bersama 14 orang lainnya setelah kapal nelayan  yang mereka tumpangi bertabrakan dengan kapal Vietnam.

Sore menjelang petang, Minggu (20/11), keluarga dan para handaitaulan masih berkumpul di rumah Purwono (29), warga Desa Trimulyo, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Baca: Cerita Tragis Amanda Berawal dari Jejaring Facebook

Tak ada keriangan. Wajah mereka sendu, digelanyuti kesedihan.

Purwono alias Rojali adalah nakhoda KM Mulya Jati, kapal nelayan yang terbelah dua setelah dihantam kapal berbendera Vietnam, Thaison 4.

Pria tersebut masih tercatat sebagai korban yang belum diketemukan.

Baca: Kepulangan Raeni Putri Tukang Becak yang Dapat Beasiswa dari Inggris Disambut Suka Cita

raeni
Raeni menuju Auditorium Unnes untuk mengikuti wisuda diantar ayahnya, Mugiyono, naik becak, Selasa (10/6/2014).

Di teras rumah sederhana itu, Nafis Zaki Alfaiz (2,5), anak korban, terus mengamati foto pernikahan orangtuanya, Purwono- Ariyanti (23).

"Bapak kapan pulang Budhe (bibi). Bapak golek iwak (Bapak cari ikan)," celoteh Nafis kepada Jumiatun Nurjannah, kakak ipar Purwono.

Ariyanti masih dalam kondisi syok dan terbaring lemah dalam kamar.

Matanya nanar dan basah. Sebentar-bentar diam, lalu tiba-tiba menangis histeris.

Baca: 6 Artis Cantik Ini Taklukkan Hati Pria Kaya

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved