Pilgub 2017, 94 Pemilih Potensial tak Masuk Database Kependudukan Beltim

Koordinasi itu terkait adanya temuan sebanyak 3100 pemilih potensial non-eKtp pada hasil sinkronisasi pencocokan dan penelitian

Laporan Wartawan Pos Belitung, Dedy Qurniawan

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Komisioner KPU Beltim Divisi Data Pemilih Rizky Rinaldi mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Belitung Timur.

Koordinasi itu terkait adanya temuan sebanyak 3100 pemilih potensial non-eKtp pada hasil sinkronisasi pencocokan dan penelitian (coklit) Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) beberapa waktu lalu.

Data ini kemudian dikoordinasikan dengan Disdukcapil Beltim.

Rizky mengatakan, sudah ada hasil pemeriksaan Disdukcapil Beltim terhadap data tersebut berdasarkan data by name by address.

Disdukcapil Beltim, kata dia, sudah memiliki hasil sortir pemilih potensial yang tidak ada dalam database kependudukan Beltim.

Hasilnya, 94 pemilih tak masuk dalam database kependudukan.

"Hasil itu akan kami sampaikan ke PPS (Panitia Pemungutan Suara) untuk diberikan imbauan. PPS akan memberikan surat pemberitahuan ke masing-masing pemilih bahwa mereka tidak masuk dalam database kependudukan dan diminta untuk segera merekam data untuk KTP Elektronik dan diberikan surat keterangan Disdukcapil ahar bisa terdaftar di DPT (Daftar Pemilih Tetap)," beber Rizky kepada Pos Belitung, Senin (21/11/2016)

Dia menjelaskan, pemilih potensial non-EKTP yang sudah merekam atau mendapatkan KTP Elektronik atau surat keterangan Disdukcapil Beltim dapat menyampaikan informasi tersebut kepada PPS.

Batas paling lambat adalah 27 November 2016.

"Atau disampaikan kepada KPU Beltim paling lambat tanggal 4 Desember 2016," ujarnya. (*)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help