Bakso Doa Ibu Tergolong Mahal Tapi Tak Pernah Sepi Pembeli, Ini Rahasianya

Menurut Trisno, pemilik warung bakso Doa Ibu, iso babat merupakan salah satu daya tarik bagi pembeli.

Bakso Doa Ibu Tergolong Mahal Tapi Tak Pernah Sepi Pembeli, Ini Rahasianya
Tribun Jateng/Maulana Ramadhan
Bakso Doa Ibu 

BANGKAPOS.COM, SEMARANG - Bakso memang lebih identik dengan kota solo ataupun wonogiri. Tapi jangan salah, di Semarang juga terdapat bakso yang menjadi ciri khas.

Namanya adalah bakso Doa Ibu yang berada di kawasan Jalan Sompok Baru, Kecamatan Semarang Selatan, Kabupaten Semarang.

Warungnya tidak terlalu besar, berada di pojok perempatan jalan sehingga tidak terlalu sulit mencarinya.

Bila waktu memasuki jam makan siang, bangku-bangku yang tersedia mulai terisi

. Tapi jangan khawatir jika tidak kebagian kursi, disediakan juga tempat lesehan.

http://cdn2.tstatic.net/jateng/foto/bank/images/doa-ibu_20161121_163803.jpg

Warung Bakso Doa Ibu

Jika dilihat, sepintas memang tidak ada yang berbeda dengan bakso-bakso lainnya.

Bakso disajikan bercampur dengan bihun, mie kuning, sawi dan potongan daun seledri.

Untuk variasi tambahan, pembeli bisa minta ditambahkan jeroan seperti iso babat.

Menurut Trisno, pemilik warung bakso Doa Ibu, iso babat merupakan salah satu daya tarik bagi pembeli.

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved