Bawang Putih dan Cabai Merah Sumbang Inflasi di Oktober 2016

Kondisi ini terjadi karena adanya peningkatan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks pada enam kelompok pengeluaran.

Bawang Putih dan Cabai Merah Sumbang Inflasi di Oktober 2016
bangkapos.com/Nurhayati
Para ibu rumah tangga saat membeli bawang merah, bawang putih, bawang bombai, garam, dan kentang yang jual oleh distributor barang kebutuhan pokok dari Pangkalpinang, Kamis (9/6/2016) di Halaman Kantor Lurah Kenanga. 

Laporan Wartawan Pos Belitung Dede Suhendar

BANGKAPOS.COM, BELITUNG -- Berdasarkan hasil pemantauan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Belitung di Kota Tanjungpandan, pada Oktober 2016 terjadi inflasi 0,31 persen.

Kondisi ini terjadi karena adanya peningkatan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks pada enam kelompok pengeluaran.

Bawang putih dan cabai merah menempati urutan ke empat dan lima pada tabel komoditas yang mengalami peningkatan harga dengan sumbangan inflasi 0.0632 persen dan 0,0592 persen dari 15 komoditi penyumbang inflasi/deflasi Kota Tanjungpandan.

"Kalau kita melihat inflasi bukan dari angka 0,31 persennya, tapi dari tiga komponennya, yaitu harga diatur pemerintah, bergejolak dan inti. Sayur dan bumbu itu masuk komponen bergejolak, Oktober kemarin justru deflasi 0,01 persen," ujar Kepala BPS Kabupaten Belitung, Azhar kepada pos belitung, Rabu (23/11/2016).

Berdasarkan data perbandingan sumbangan komoditi terbedsar terhadap inflasu/deflasi di Kota Tanjungpandan pada Oktober 2016, Cabai Rawit justru masih mengalami deflasi -0,0376 persen dan bawang merah -0,0101 persen.

Penulis: Dede Suhendar
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help