Komplotan Remaja Penjual Ganja Harga Murah Dibekuk Polisi

Meski beberapa kali berpindah tangan, harga per paket barang haram itu tidak berubah.

Komplotan Remaja Penjual Ganja Harga Murah Dibekuk Polisi
Kontributor Malang, Andi Hartik
Kepala Urusan Operasional Satresnarkoba Polres Malang Kota, Ipda Bambang Heryanta saat menunjukkan barang bukti ganja di Mapolres Malang Kota, Rabu (23/11/2016) 

BANGKAPOS.COM, MALANG,  - Jajaran Polres Malang Kota Jawa Timur meringkus komplotan jaringan remaja pengedar ganja.

Ada empat palaku yang ditangkap dalam komplotan tersebut.

Kepala Urusan Operasional Satresnarkoba Polres Malang Kota, Ipda Bambang Heryanta mengatakan, pengungkapan komplotan pengedar ganja itu berawal dari penangkapan terhadap YP (19) warga Blimbing, Kota Malang.

Ia tertangkap di Jalan Menur, Kecamatan Lowokwaru pada Senin (14/11/2016) dengan barang bukti berupa ganja seberat 7,5 gram. Berdasarkan hasil pemeriksaan oleh pihak kepolisian, YP mengaku mendapatkan ganja itu dari temannya, AI (20) warga Jalan Simpang Staman, Kecamatan Lowokwaru.

Polisi lalu melakukan penangkapan terhadap AI dan didapati barang bukti berupa ganja seberat 11,5 gram.

Kasus itu terus berkembang dan menyeret AS (21) warga Jalan Selorejo, Kecamatan Lowokwaru. Dari tangan AS, polisi tidak mendapati barang bukti ganja. 

"AS ini sebagai perantara dari mereka," kata Bambang saat press release di Mapolres Malang Kota, Rabu (23/11/2016).

Dari keterangan AS, polisi mengamankan RG (24), seorang pengedar,  warga Kelurahan Lowokwaru, Kecamatan Lowokwaru. Dari tangan RG itu polisi menemukan barang bukti berupa ganja seberat 16,5 gram.

Bambang mengatakan, mereka semuanya satu komplotan jaringan pengedar ganja. Saat ini, pihaknya masih terus melakukan pengembangan atas kasus itu.

"Mereka satu komplotan, mereka saling kenal," jelasnya.

Halaman
12
Editor: Hendra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved