Pria Gondrong Ini Cari Jati Diri Alam dan Budaya Keliling Indonesia

Walapun sudah berumur 50 tahun Sutiyo tampak bugar dan sehat untuk berjalan ke setiap daerah di Indonesia.

Pria Gondrong Ini Cari Jati Diri Alam dan Budaya Keliling Indonesia
Bangkapos/Riki Pratama
Sutiyo Suyatno 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riki Pratama

BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Sutiyo Suyatno warga Pekalongan Jawa Tengah, pria dengan prawakan kurus, kulit coklat kehitaman ini merupakan pria petualang.

Walapun sudah berumur 50 tahun Sutiyo tampak bugar dan sehat untuk berjalan ke setiap daerah di Indonesia.

Pria berambut panjang ini mengaku bahwa dirinya sebagai petualang pejalan kaki yang mengelilingi Nusantara Indonesia untuk mencari jati diri alam serta melihat kultur budaya masyarakatnya.

Ketika ditemuai di pinggiran jalan Jenderal Sudirman Toboali, Sutiyo menceritakan banyak hal mengenai pengalamanya yang sudah memulai berpetualang ke daerah di Indonesia sejak tahun 2000 lalu.

Menurutnya tujuan ia berkeliling dengan berjalan kali tidak lain karena hobinya berpetualangan dan mencari jati diri alam.

Pada kartu identitasnya ia memiliki nama lengkap Sutiyo Suyatno, warga Kabupaten Pekalongan lahir pada 5/9/1966 dengan pekerjaan Paranormal.

"Saya sudah 16 tahun keliling Indonesia dari tahun 2000, sebagai jejak petualang mencari jati diri alam,"kata pria anak empat ini kepada bangkapos, Rabu (23/11/2016)

Ia mengatakan bahwa dirinya sudah dua kali menikah dan memiliki anak empat, tetapi saat ini dirinya sudah bercerai alis menduda.

Selain itu ia juga mengatakan saat pejalananya mencari jati diri, sudah banyak mendatangi beberapa daerah dengan berjalan kaki.

"Saya sudah pernah pergi ke Papua, tujuan saya selanjutnya Palembang, Medan, Bengkulu lalu Aceh yang belum, Insya Allah tiba di Aceh tahun 2018 nanti, setelah di sini kurang lebih dua minggu,"ucapnya

Menurutnya perjalanan yang ia lakukan bukan semata mata untuk mencari penghidupan, namun hanya ingin melihat alam dan budaya masyarakat di setiap daerahnya.

"Misi mencari jati diri alam, melihat karakter orang Indonesia, budaya serta masyarakat, termasuk keseniaan dan sebagainya,"ujarnya

Penulis: Riki Pratama
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved