Begini Respons Masyarakat Manggar Adanya Pertalite di SPBU

Sejak mulai dipasarkan, kata Jumhari, pihaknya telah mendatangkan Pertalite sebanyak 25 ton.

Begini Respons Masyarakat Manggar Adanya Pertalite di SPBU
POSBELITUNG/DEDY QURNIAWAN
Suasana SPBU Padang yang telah memasarkan Pertalite sejak 19 November 2016 lalu. Foto diambil Kamis (24/11/2016). 

Laporan wartawan Pos Belitung, Dedy Qurniawan

BANGKAPOS.COM, BELITUNG-- Pengelola SPBU di Desa Padang, Kecamatan Manggar, Jumhari mengatakan, sejauh ini Pertalite direspon positif oleh masyarakat.

SPBU Padang telah memasarkan bahan bakar non-subsidi ini sejak 19 November.

Sejak mulai dipasarkan, kata Jumhari, pihaknya telah mendatangkan Pertalite sebanyak 25 ton.

Menurut dia, warga lebih memilih Pertalite karena kualitasnya lebih baik dan harga yang tidak beda jauh ketimbang Premium.

"Lumayan konsumsinya. Orang tahu kalau oktannya lebih tinggi dari premium. Beda harganya tidak terlalu jauh, hanya Rp 450. Kemarin, kami pernah jual 6 ton, itu sehari ," ujar Jumhari kepada Pos Belitung, Kamis (24/11/2016)

Pengguna Pertalite yang mengaku bernama Doni lebih memilih Pertalite karena penilaian Pertalite lebih baik dari premium.

Dari sisi konsumsi bahan bakar, dia merasa Pertalite lebih irit dibandingkan Premium.

Harganya juga dinilai tidak selisih jauh, yakni lebih mahal Rp 450 ketimbang harga premium.

"Kalau mengukur secara pasti sih tidak pernah, Bang. Tapi kalau dirasa-rasa, iya emang lebih baik dari premium. Lebih irit," ujar pengendara motor matic keluaran terbaru ini kepada Pos Belitung, Kamis (24/11) kemarin. (*)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved