Kadisbudpr Belum Tahu Kepastian Pantai Untuk Kalangan Jetset

jika ada investor yang tertarik menjadikan kawasan pariwisata khusus seperti itu, Pemkab Bangka harus membuat regulasi tidak hanya

Kadisbudpr Belum Tahu Kepastian Pantai Untuk Kalangan Jetset
Bangkapos/Nurhayati
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Teddy Sudarsono 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Teddy Sudarsono mengaku belum mengetahui pasti mengenai kawasan pantai yang akan dilirik investor untuk dijadikan kawasan bagi kalangan menengah ke atas atau kalangan jetset.

"Saya juga baru tahu lewat media, mereka itu kayaknya fokus ke Batu Dinding, juga saya lihat arahnya juga ke Penyusuk. Kelihatannya fokus ke Batu Dinding tapi itu lahan pribadi yang dikelola masyarakat sekitar," kata Teddy kepada bangkapos.com, Jumat (25/11/2016) di Disbudpar Kabupaten Bangka.

Menurutnya, jika ada investor yang tertarik menjadikan kawasan pariwisata khusus seperti itu, Pemkab Bangka harus membuat regulasi tidak hanya untuk kalangan terbatas, tetapi juga tempat itu bisa diakses oleh masyarakat biasa.

Pasalnya objek wisata juga milik masyarakat sehingga masyarakat berhak masuk kesana.

"Mungkin pihak pengelola atau investor bisa membangun tempat penginapan yang agak mewah saya berpikir begitu. Mungkin yang dikatakan jetset ada fasilitas-fasilitas tertentu, mungkin bagi masyarakat biasa tidak terjangkau menikmati fasilitas disana bukan berarti mereka tidak bisa masuk ke kawasan itu," jelas Teddy.

Ia juga akan melihat perkembangan selanjutnya karena dari pengelola Pantai Batu Dinding dan Camat Belinyu belum berkoordinasi ke pihak disbudpar.

Oleh karena itu jika rencana pantai bagi kaum jetset ini terealisasi maka Pemkab Bangka akan membuat aturan-aturan.

"Boleh-boleh saja untuk membuka pantai bagi kalangan terbatas tetapi untuk akses masyarakat masuk ke situ jangan dimahalkan. Mungkin seperti itu," saran Teddy.

Namun semuanya tergantung regulasi dari Pemkab Bangka jika menginginkan adanya pantai yang privacy, bisa terjadi tetapi perlu dilakukan kajian atau telaah dan dibuat regulasinya agar tercapai kesepakatan.

"Itu dimungkin tetapi aturan-aturan dibuat harus ada payung hukumnya," tegas Teddy.

Dia menilai Pantai Batu Dinding cocok jika dibuat kawasan khusus, apalagi sebagian lahan di Pantai Batu Dinding sudah dimiliki orang-perorangan.

Namun untuk kawasan Penyusuk diakuinya belum cocok karena masyarakat memiliki hak untuk akses kesana. Jika dipaksakan Teddy khawatir terjadi gejolak di masyarakat.

"Mereka berwisata bukan untuk menghamburkan uang tetapi melepaskan kepenatan bercengkrama dengan keluarga menikmati indahnya pantai," jelas Teddy.

Penulis: nurhayati
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved