Kesemutan Ternyata Gejala Penyakit

Anda pernah mengalami kesemutan? Tahukah anda mengapa semua itu terjadi. Apakah ada gejala penyakit tertentu?

Kesemutan Ternyata Gejala Penyakit

BANGKAPOS.COM -- Anda pernah mengalami kesemutan? Tahukah anda mengapa semua itu terjadi. Apakah ada gejala penyakit tertentu?

Sebelum mengetahui apa yang dapat dilakukan untuk mengatasi rasa kesemutan pada tangan dan kaki Anda, dokter harus melakukan berbagai pemeriksaan baik pemeriksaan fisik maupun pemeriksaan penunjang untuk mengetahui apa penyebab dari terjadinya kesemutan tersebut.

Dokter Anda mungkin juga akan menanyakan beberapa pertanyaan pada Anda seperti:

  • Gejala apa saja yang Anda alami
  • Apakah Anda sering mengkonsumsi minuman beralkohol
  • Di mana Anda bekerja
  • Apakah Anda pernah terpapar oleh zat racun tertentu
  • Apakah Anda beresiko untuk terinfeksi oleh HIV atau berbagai kuman lainnya
  • Apakah Anda memiliki anggota keluarga yang menderita penyakit neurologis

Selain itu, dokter Anda mungkin juga akan melakukan beberapa pemeriksaan penunjang di bawah ini, yaitu:

  • Pemeriksaan darah untuk mendeteksi diabetes, defisiensi (kekurangan) vitamin, gangguan fungsi ginjal, gangguan fungsi hati, gangguan metabolisme, dan gangguan aktivitas sistem kekebalan tubuh Pemeriksaan cairan serebrospinal
  • Pemeriksaan elektromiogram (EMG), untuk memeriksa aktivitas listrik di dalam otot
  • Pemeriksaan kecepatan konduksi saraf
  • CT scan
  • MRI
  • Biopsi saraf
  • Biopsi kulit untuk melihat bagaimana keadaan ujung serabut saraf

Keberhasilan pengobatan tergantung pada keakuratan diagnosa dan penyakit penyebabnya.

Walaupun demikian, sampai saat ini belum ada pengobatan yang dapat dilakukan untuk mengatasi neuropati perifer (kesemutan) yang bersifat diturunkan dalam satu keluarga.

Akan tetapi, sebagian besar neuropati yang didapat (bukan bawaan sejak lahir) dapat mengalami perbaikan dengan pengobatan, misalnya pada seorang penderita diabetes menjaga kadar gula darah tetap stabil (tidak tinggi) dapat membantu memperlambat terjadinya neuropati diabetikum.

Bila neuropati terjadi akibat kekurangan vitamin tertentu, maka pemberian suplemen vitamin biasanya dapat membantu mengatasi neuropati yang dialami.

Selain itu, terdapat beberapa hal yang perlu dilakukan penderita untuk mencegah berulangnya gejala atau semakin memburuknya gejala kesemutan seperti:

  • Menjaga berat badan tetap ideal
  • Menghindari paparan berbagai jenis zat racun
  • Berolahraga sesuai dengan anjuran dokter
  • Mengkonsumsi diet seimbang
  • Menghindari atau membatasi konsumsi minuman beralkohol
  • Berhenti merokok
  • Pada beberapa keadaan, neuropati perifer dapat diatasi dengan pemberian obat anti depresi atau obat anti kejang.

Sumber: webmd/dokter.id

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved