Piala AFF 2016

Timnas Garuda, Menang atau Pulang dengan Tangan Hampa

Meski tak ada gema euforia semeriah 12 tahun atau enam tahun silam, asa besar untuk keberhasilan Boaz Solossa dkk tetaplah digantungkan.

Timnas Garuda, Menang atau Pulang dengan Tangan Hampa
PSSI-FAI
Skuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2016. 

BANGKAPOS.COM, MANILA - Euforia publik seketika mengangkasa tatkala Tim Nasional Indonesia tampil perkasa pada fase grup Piala AFF 2004 di Vietnam.

Ketika itu, Skuat Garuda yang diarsiteki oleh Peter Withe mencatat rekor tak terkalahkan.

Torehan gol yang mereka lesakkan pun cukup mentereng: 17 memasukkan dan nol kebobolan!

Baca: Riedl Siapkan Kontra Strategi Hadapi Taktik Bertahan Ala Singapura

Sayang, kegemilangan tersebut akhirnya tak berarti apa-apa. Kurniawan Dwi Yulianto dkk gagal merengkuh trofi kejuaraan setelah pada babak final dipecundangi dua kali oleh Singapura dengan skor 1-3 dan 1-2.

Dengan kata lain, Indonesia menutup kejuaraan sepak bola ASEAN tahun itu secara antiklimaks.

Dus, enam tahun berselang atau pada Piala AFF 2010, euforia serupa menyelimuti persepakbolaan Tanah Air.

Di bawah kendali Alfred Riedl, Laskar Merah Putih lagi-lagi tampil hebat pada fase grup.

Baca: Man United Pesta Gol, Ini Hasil Lengkap Liga Europa Grup A-D

Lini belakang, yang dihuni kombinasi Maman Abdurahman, Muhammad Roby, Zulkifli Syukur, dan Muhammad Nasuha, benar-benar tampil solid sehingga sulit ditembus oleh lawan.

Tak hanya itu, di sektor penyerang, ada duet pemain naturalisasi asal Uruguay, Christian Gonzales, serta Bambang Pamungkas.

Kolaborasi mereka membawa Indonesia mampu menundukkan lawan terkuat, Thailand, dengan skor 2-1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

Halaman
123
Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help