Anak SD Tawuran Pakai Senjata Tajam

Anak-anak SD Al Khotimah dan SDN Pekunden, Semarang, Jawa Tengah terlibat tawuran menggunakan senjata tajam.

Anak SD Tawuran Pakai Senjata Tajam
KOMPAS.com/MUHAMAD SYAHRI ROMDHON
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM, SEMARANG - Tawuran pelajar yang melibatkan anak-anak SD Al Khotimah dan SDN Pekunden, Semarang, Jawa Tengah pada Kamis (24/11/2016) menjadi perhatian serius pemerintah dan sejumlah pihak terkait.

Terlebih, anak-anak itu membawa senjata tajam (sajam) saat tawuran.

Para orangtua diimbau dapat menjemput anaknya ketika pulang sekolah.

Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita G Rahayu, dalam kunjungan di SD Al Khotimah, bersama Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Semarang, Soedjono, Jumat (25/11/2016).

“Kami mengimbau kepala sekolah masing-masing SD menjaga anak-anaknya. Orang tua harus menjemput anak-anaknya. Kami minta para orang tua ini diikutsertakan, karena begitu pulang sekolah, ini kan sudah tanggungjawab orang tua,” tegas Ita, sapaannya.

Senada, Soedjono juga mengimbau agar orang tua dapat memberikan tambahan perhatian kepada anak-anaknya.

"Ya minimal pulang sekolah dijemput. Kan begitu lepas dari sekolah tahunya anak-anak pulang,” ujarnya.

Soedjono menuturkan, penyebab pasti kejadian tawuran antara anak-anak SD Al Khotimah dan SDN Pekunden masih terus ditelusuri pihak kepolisian.

“Yang jelas dari pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan. Tentunya kami tidak bisa menyimpulkan secara dini. Tadi kami sudah menanyai kedua Kepala Sekolah dari Pekunden dan Al Khotimah, mereka bilang anak-anak ini tidak ada masalah sebelumnya. Awal pemicunya tidak ada,” jelasnya.

Lihat CCTV

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved