Jusuf Kalla: Salat itu Diutamakan di Masjid

"Shalat itu diutamakan di masjid, yang boleh dianjurkan di lapangan shalat itu hanya shalat Idul Fitri dan shalat Idul Adha, dan shalat Istiqa..."

Jusuf Kalla: Salat itu Diutamakan di Masjid
KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELI
Wakil Presiden Jusuf Kalla 

Laporan Wartawan TRIBUNnews.com, Nurmulia Rekso Purnomo

BANGKAPOS.COM, JAKARTA -- Peserta aksi 2 Desember tidak boleh menggelar shalat Jumat di jalanan. Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla beranggapan bahwa tidak ada alasan untuk membenarkan aksi tersebut.

Baca: Inilah Jawaban Terbaru Ariel Noah saat Digosipkan Nikahi Sophia Latjuba

"Shalat itu diutamakan di masjid, yang boleh dianjurkan di lapangan shalat itu hanya shalat Idul Fitri dan shalat Idul Adha, dan shalat Istiqa, minta hujan," ujar Jusuf Kalla kepada wartawan di kantor Wakil Presiden RI. Jakarta Pusat, Senin (28/11/2016).

Rencanannya para peserta aksi akan menggelar aksi shalat Jumat di sepanjang jalan MH. Thamrin ke arah Istana. Menurut Jusuf Kalla di sekitar jalan tersbut terdapat banyak masjid, yang akan menggelar shalat Jumat pada 2 Desember mendatang.

"Jadi silahkan, kalau di masjid, banyak di Jakarta," ujar Jusuf Kallayang juga merupakan Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) itu.

Sebaliknya bila aksi shalat Jumat itu masih tetap akan digelar di jalan, menurut Jusuf Kalla hal tersebut dapat merugikan orang banyak. Aksi itu tentunya juga akan mengganggu aktivitas ekonomi orang banyak.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Kapolri Jendral Pol. Tito Karnavian mengaku sudah menerima inforamsi soal rencana aksi pada 2 Desember mendatang, di mana salah satu agendanya adalah menggelar shalat Jumat di jalan.

Tito Karnavian mengingatkan bahwa hal itu tidak boleh dilakukan, dan Polisi siap mengambil tindakan tegas.

Penulis: Nurmulia Rekso Purnomo

Editor: asmadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved