Parhan Minta Tidak Ada Lagi Penambang di Hutan Menumbing

Bupati Bangka Barat H Parhan Ali menghentikan segala aktivitas yang memicu kerusakan hutan.

Parhan Minta Tidak Ada Lagi Penambang di Hutan Menumbing
IST
Jajaran Polsek Muntok, mengamankan empat pelaku tambang ilegal di kawasan hutan konservasi dan proyek rehab prasarana penyediaan air baku kolong Babi di kawasan bukit Menumbing, Kelurahan Sungai Daeng Kecamatan Muntok, Kabupaten Babar, Sabtu (28/5/2016) lalu. 

Laporan wartawan Bangka Pos Anthoni

BANGKAPOS.COM BANGKA -- Bupati Bangka Barat H Parhan Ali menghentikan segala aktivitas yang memicu kerusakan hutan.

Sebab menurutnya, sampai saat ini masih ada oknum-oknum tertentu yang melakukan aktivitas penambangan timah di bawah kaki bukit Menumbing.

Hal ini diungkapkan Parhan, saat menghadiri pelaksanaan penanaman pohon pada puncak Hari Menanam Pohon Indonesia ( HMPI ) dan Bulan Menanam Nasional (BMN) Tingkat Provinsi Bangka Belitung di Taman Hutan Raya (Tahura) gunung Menumbing, Senin (28/11/16)

Selain itu, Parhan juga meminta seluruh elemen masyarakat mejaga dan melestarikan hutan. Khusunya kawasan hutan Menumbing menjadi icon Muntok Kabupaten Bangka Barat.

"Perlu saya sampaikan juga bahwa pada saat ini masih terjadi penggalian pasir timah secara tradisional (mencangkul). Meskipun telah dilakukan razia namun hal tersebut masih terjadi, untuk itu sekali lagi saya mengajak semua pihak. Hentikan segala aktivitas yang dapat merusak hutan," Imbuh Parhan.

Penulis: Antoni Ramli
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help