Pria Ini Racuni Temannya hingga Tewas Gara-gara Jengkel Dimintai Uang Terus

"Usai tewas, korban digeletakkan di depan warung dipinggir jalan raya Ponorogo-Trenggalek tepatnya di Desa Pangkal, Kecamatan ...."

Pria Ini Racuni Temannya hingga Tewas Gara-gara Jengkel Dimintai Uang Terus
dok
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM, PONOROGO -- Tak terima dimintai uang terus menerus, Susiswo (45) nekat membunuh teman dekatnya, Ludy Widiarto, 41, warga Tambaksari, Surabaya dengan keji. Pria asal Pare, Kota Kediri itu membunuh dengan menaruh racun serangga pada makanan korban hingga menyebabkan Ludy tewas.

Baca: Teganya, Bocah 3 Tahun Ini Dianiaya Ayah Ibunya hingga Meninggal

"Usai tewas, korban digeletakkan di depan warung dipinggir jalan raya Ponorogo-Trenggalek tepatnya di Desa Pangkal, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo," ujar Kasubag Humas Polres Ponorogo, AKP Sudarmanto kepada Kompas.com, Senin ( 28/11/2016) sore.

Baca: Curhat Muhaimin, Jokowi Beda Perlakuan terhadap Usulan PDI-P dengan PKB

Mayat Ludy ditemukan warga Desa Pangkal dalam kondisi berbusa, 24 Oktober 2016. Tiga pekan kemudian aparat Satreskrim Polres Ponorogo berhasil mengungkap tersangka pembunuh Ludy yang tak lain adalah temannya sendiri.

Baca: Tahun Depan UN Dihapus, Pelaksanaan Ujian Kelulusan Diserahkan ke Pemda

"Rupanya sebelum membunuh korban, tersangka Susiswo jauh hari sudah merencanakan dahulu. Saat itu tersangka berpura-pura mengajak korban untuk menenggak minuman keras di kontrakannya di Beduri, Ponorogo," ujar Sudarmanto.

Setelah mulai mabuk, kata Sudarmanto, korban diajak tersangka minum kopi di Pangkal, Kecamatan Sawoo. Saat menenggak kopi, tersangka memberi bakwan yang sudah diberikan racun serangga oleh tersangka.

Untuk mengetahui racun bekerja atau tidak, tersangka pura-pura mengajak pulang. Namun di tengah jalan, korban yang mengemudikan sepeda motor mulai oleng berkendaranya. Tiba-tiba korban terjatuh bersama sepeda motor dan tersangka.

Tersangka pun membaringkan tubuh korban di salah satu kursi panjang disalah satu warung di Desa Pangkal. Tersangka lalu pergi membawa kabur handphone dan sepeda motor milik korban.

"Pagi harinya korban sudah ditemukan tewas oleh warga dengan kondisi mulut berbusa," ujar Sudarmanto.

Kasus tersebut terungkap setelah polisi mengetahui barang-barang milik korban dikuasai tersangka. Bahkan beberapa barang sudah diberikan kepada saudaranya.

"Dari temuan itu polisi mengembangkan dan akhirnya menangkap Susiswo sebagai tersangka tunggal kasus ini," kata Sudarmanto.

Menurut Sudarmanto, tersangka Susiswo dijerat dengan tuduhan pembunuhan berencana. Sesuai pasal itu, tersangka diancam maksimal hukuman mati.

Penulis : Kontributor Madiun, Muhlis Al Alawi

Editor: asmadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help