Kamis, 30 April 2026

Saling Dukung, Ahok Minta Bantuan Yusril

Keduanya juga terlihat akrab pada acara halal bihalal masyarakat Belitung di Manggala Wanabakti, Agustus lalu. Ahok dan Yusril yang pernah saling ...

Tayang:
Kompas.com/Alsadad Rudi
Pendiri Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra dan calon gubernur nomor dua, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok saat menghadiri acara Pagelaran Adat dan Seni Budaya Masyarakat Bangka Belitung Tahun 2016 di Anjungan Bangka Belitung, TMII, Jakarta Timur, Minggu (27/11/2016). 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA -- Kemesraan antara Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dengan Yusril Ihza Mahendra kembali terlihat dalam acara Gelar Budaya Bangka Belitung di Anjungan Provinsi Bangka Belitung, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Minggu (27/11/2016).

Baca: Banglades Usir Warga Rohingya, Suu Kyi Pun Tunda Lawatan ke Indonesia

Keduanya juga terlihat akrab pada acara halal bihalal masyarakat Belitung di Manggala Wanabakti, Agustus lalu.

Ahok dan Yusril yang pernah saling adu argumen itu memang sama-sama putra Belitung Timur.

Baca: Beginilah Kisah Menggelitik di Balik Upaya Gagal CIA Melenyapkan Fidel Castro

Keduanya kerap beradu pendapat di media massa.

Bahkan, saling sindir antara Ahok dengan Yusril semakin menjadi-jadi saat keduanya saling memberikan julukan.

Baca: Siap Digantikan Setya Novanto, Jawaban Ade Komarudin Aku Rapopo

Ahok menyindir Yusril dengan sebutan "Si Hebat" dan Yusril menjuluki Ahok dengan sebutan "Si Sakti".

Berbagai permasalahan antara Ahok dengan Yusril mulai dari permasalahan pengelolaan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.

Baca: Berani, Muhaimin Ungkap Jokowi Tak Bisa Jadi Presiden Kalau Tak Ada PKB

Di mana Ahok selaku Gubernur DKI Jakarta yang ingin swakelola pengelolaan TPST Bantargebang dan Yusril sebagai kuasa hukum pengelola TPST Bantargebang, PT Godang Tua Jaya.

Kemudian, keduanya juga pernah berseberangan saat Ahok mengajukan uji materi Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Bupati, Wali Kota, dan Gubernur.

Ahok mengajukan uji materi terkait cuti kampanye bagi petahana.

Saat itu, Yusril mengajukan diri sebagai pihak terkait.

Namun, Yusril mengundurkan diri sebagai pihak terkait setelah dirinya dipastikan tak dapat maju pada kontestasi Pilkada DKI Jakarta 2017.

Adapun Ahok berhasil maju pada Pilkada DKI Jakarta 2017, diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Partai Nasdem, Partai Hanura, dan Partai Golkar.

Saling dukung
Setelah penetapan pasangan calon gubernur-wakil gubernur DKI Jakarta, adu pendapat di antara keduanya sudah tak lagi terdengar.

Bahkan, Yusril meminta umat Islam memaafkan Ahok yang diduga melakukan penistaan agama.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved