Home »

News

» Jakarta

Warga Kecewa Lima Geng Motor Dilepas Polisi, Kapolsek Ngaku Tidak Tahu

Seorang warga setempat pun menjadi korban pembacokan geng motor, saat coba menghalau pengacau itu dari kampung

Warga Kecewa Lima Geng Motor Dilepas Polisi, Kapolsek Ngaku Tidak Tahu
Net
Ilustrasi

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Forum Komunikasi Rukun Tetangga (FKRT) Kelurahan Jatinegara, Cakung, Jakarta Timur bersama warga setempat kecewa lantaran kerja keras penuh risiko yang mereka lakukan menjadi tak berarti.

Itu lantaran sejumlah anggota geng motor yang mereka amankan Minggu (27/11) dini hari, dilepas oleh oknum kepolisian.

"Ada lima yang kami amankan. Kemudian dari hasil penyisiran ditangkap lagi tiga. Jumlahnya ada delapan. Kami serahkan ke polisi yang datang pagi itu," jelas Irianto, Ketua RW12 Kelurahan Jatinegara, Senin (28/11).

Sebelumnya sejumlah geng motor membuat onar di sepanjang Jalan Krt Radjiman Wedyodiningrat, Kelurahan Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (27/11) dinihari.

Seorang warga setempat pun menjadi korban pembacokan geng motor, saat coba menghalau pengacau itu dari kampung mereka.

Ratusan pengacau datang ke kawasan itu sekitar pukul 02.00 dengan mengendarai puluhan sepeda motor.

Forum Komunikasi Rukun Tetangga (FKRT) setempat bersama para warga kemudian berusaha mengusir geng motor itu supaya tidak membuat ribut di kawasan itu.

Namun, geng motor justru makin beringas dan memberikan perlawanan. S

Seorang warga RT11/07 yang sedang melaksanakan ronda bernama Restu (30) dibacok di bagian punggung. Restu kemudian dilarikan ke RSI Pondok Kopi.

Sejak itu warga menangkapi beberapa anggota geng motor.

Irianto dan warga pun terkejut ketika Kapolsek Cakung Komisaris Polisi Sukatma ketika dihubungi mengaku tidak tahu kabar penyerangan geng motor itu.

"Kami warga sangat kecewa. Kenapa justru pada dikeluarin (anggota geng motor) dan (oknum polisi) nggak buat laporan ke atasan. Masak kapolsek bisa nggak tahu," katanya.

Warga pun akhirnya membuat Berita Acara Pemeriksaan (BAP) ke Mapolsek Cakung pada Minggu malam.

Kasat Reskrim Polrestro Jakarta Timur AKBP Sapta Maulana ketika dihubungi mengaku akan pengecekan terhadap kasus ini. "Saya coba cek," tulisnya singkat. (Warta Kota)

Editor: Hendra
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help