Akom Ngaku Dapat Legitimasi Kuat dari Mantan Presiden

Ketua DPR Ade Komarudin mengaku mendapat legitimasi kuat dari salah seorang mantan Presiden RI dalam menghadapi polemik pergantian Ketua DPR....

Akom Ngaku Dapat Legitimasi Kuat dari Mantan Presiden
Tribunnews.com/Ferdinand Waskita
Ketua DPR Ade Komarudin. 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA -- Ketua DPR Ade Komarudin mengaku mendapat legitimasi kuat dari salah seorang mantan Presiden RI dalam menghadapi polemik pergantian Ketua DPR.

Baca: Golkar Ngotot Malam Ini Juga Meski Akom Minta Rapat Bamus Digelar Kamis karena Alasan Sakit

"Alhamdulillah dapat legitimasi kuat dari negarawan bangsa ini, mantan presiden," kata politisi Partai Golkar yang biasa disapa Akom itu saat jumpa pers di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (29/11/2016).

Baca: Lagu Bertajuk Presiden Soekarno Ciptaan Bule Australia Ini Antarkan Sally Raih NAILA 2016

Namun, saat ditanya apakah legitimasi tersebut berupa dukungan dan siapa mantan Presiden yang dimaksud, Ade menolak menjawab.

Akom mengatakan, sosok yang ia maksud menasehatinya agar selalu menaati aturan dalam berpolitik.

Baca: Besok Pagi, Kejaksaan Tentukan Sikap soal Berkas Perkara Ahok

Dia menambahkan, sosok itu juga berpesan kepadanya untuk bersikap layaknya negarawan dalam kondisi apapun, termasuk dalam menghadapi persoalan ini.

"Dari sejak awal jadi politisi sampai sekarang saya selalu taat aturan. Bahkan nasihat dari negarawan itu, mantan Presiden itu, sampaikan ke saya, Beliau sejak jadi politisi taat aturan. Itu yang saya pegang teguh," tutur Akom.

Baca: Jenderal TNI Gatot Nurmantyo Pertanyaan Aksi Damai 2 Desember

Sebelumnya, Akom sempat bertemu Ketua Umum PDI-P yang juga presiden kelima RI, Megawati Soekarnoputri.

Akom mengatakan, Megawati pada dasarnya tidak ingin mencampuri urusan intenal Partai Golkar. Namun, Megawati sempat berpesan kepada Ade bahwa semuanya harus mengikuti aturan yang ada.

"Buat beliau yang penting taat aturan. Kalau DPR aturan DPR, kalau di partai aturan partai. Tanpa bermaksud intervensi Partai yang lain," ucap Akom.

Rapat Pleno DPP Partai Golkar yang memutuskan Novanto kembali menjadi ketua DPR dilakukan pada Senin (21/11/2016) lalu.

Halaman
12
Editor: asmadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved