Cinta Segi Tiga Rosalina Berujung Maut bagi Guru SMAN 7, Ini Kisah Lengkapnya

Mendengar suara teriakan, warga langsung mendatangi kamar tersebut. "Mereka langsung mencoba mendobrak pintu kamar kos, namun ditahan tersangka,"

Cinta Segi Tiga Rosalina Berujung Maut bagi Guru SMAN 7, Ini Kisah Lengkapnya
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID
Ahmad Irwanda, Rosalina dan Hignius Dhichy Putra 

BANGKAPOS.COM, PONTIANAK -- Guru Seni Budaya SMAN 7 Pontianak, Ahmad Irwanda, telah tiada akibat penganiayaan yang berujung kematian, Selasa (29/11/2016) sore.

Baca: Tridianto: Pak SBY Terbukti Punya Strategi Jitu, Mampu Dongkrak Elektabilitas Agus-Sylvi

Rabu (30/11/2016) siang, jenazah Ahmad Irwanda pun dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jalan Tabrani Ahmad, Pontianak Barat, Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Baca: Sssttt, Hasil Survei, Selain Ukuran, Pria Perhatikan Ini pada Payudara Wanita

Keluarga, kerabat serta para murid SMAN 7 mengiringi prosesi pemakaman mulai dari acara di rumah duka Jalan RE Martadinata, Gang Cempaka Indah, Pontianak Barat, hingga jenazah Ahmad Irwanda dimasukkan ke liang lahat.

Tetesan air mata pun mewarnai kepergian guru yang dikenal dekat dengan murid-muridnya itu.

Baca: Pangdam Jaya Ini Sebut Personel Pengamanan Aksi 2 Desember Lebih Besar

Saat keluarga menangis dan memakamkan Ahmad Irwanda, penyidik Satreskrim Polresta Pontianak terus melakukan pemeriksaan secara intensif kepada Hignius Dhichy Putra.

Hignius ditetapkan menjadi tersangka atas meninggalnya Ahmad Irwanda.

Baca: Ada Titik Terang, Samsung Sudah Tahu Penyebab Terbakarnya Galaxy Note 7

"Berdasarkan keterangan saksi Rosalina, tersangka bawa pisau, saksi melihat sendiri tersangka mengeluarkan pisau yang dibawanya," kata Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Kompol Andi Yull Lapawesean, Rabu (30/11/2016).

Penusukan tersangka terhadap korban Ahmad Irwanda juga dilihat saksi lainnya, Deni di dalam kamar saksi.

Kemudian Andi menuturkan akibat dua tusukan pisau yang dibawa tersangka di dada dan perut itu, korban roboh kemudian meninggal dunia.

"Saat ini masih diperiksa, barang bukti pisau sudah diamankan dan untuk sementara pengakuan tersangka, dia sakit hati dan cemburu atas hubungan saksi Rosalina dan korban," katanya.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: asmadi
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help