Danrem 045/Garuda Jaya Berapi-api Orasi Saat Apel Nusantara Bersatu

Danrem 045/Garuda Jaya (Gaya) Kolonel Inf Tjaturputra Gunadi Genah berapi api saat berorasi kebangsaan Nusantara Bersatu

Danrem 045/Garuda Jaya Berapi-api Orasi Saat Apel Nusantara Bersatu
IST
Danrem 045 Garuda Jaya Kolonel Inf Tjaturputra Gunadi Genah saat berorasi di halaman Kantor Gubernur Kepulauan Babel, Rabu (30/11). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Danrem 045/Garuda Jaya (Gaya) Kolonel Inf Tjaturputra Gunadi Genah berapi api saat berorasi kebangsaan Nusantara Bersatu di Halaman Kantor Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Rabu (30/11/2016).

Turut hadir dalam kegiatan akbar ini meliputi unsur Forkopimda Plt Gubernur Kepulauan Babel, kapolda, danrem, kajati, Ketua DPRD dan tokoh Agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh adat dan mahasiswa serta para pelajar se-Bangka. Para prajurit TNI dan Polri Se-garnizun Bangka turut hadir bersama undangan lainnya.

Dalam kegiatan ini dilaksanakan orasi kebangsaan oleh unsur Forkopimda yaitu Plt Gubernur Provinsi Babel DR Yuswandi A Temenggung, Kapolda Brigjen Pol Anton Wahono dan Danrem 045/Gaya.

Acara dilanjutkan dengan orasi dari tokoh pemuda, tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh adat serta orasi dari Mahasiswa dan orasi dari pelajar SMAN 1 Pangkalpinang, Jesica. Disamping itu, persembahan trio Garuda Jaya, persembahan lagu-lagu wajib nasional dari gema SMADA/SMA Negeri 2 Pangkalpinang.

Dari rilis Penerangan Korem (Penrem) 045/Garuda Jaya(Gaya) menyebutkan agenda kali ini diramaikan oleh pertunjukan seni tradisional; Reog Ponorogo.

Acara ditutup dengan doa bersama dari pimpinan/tokoh dari agama Islam, Katolik, Kristen Protestan, Hindu, Budha dan Konghucu.

Danrem 045/Garuda Jaya Kolonel Inf Tjaturputra Gunadi Genah dalam orasinya mengatakan bangsa Indonesia memiliki gen patriot yang rela mengutamakan kepentingan bangsa dan negara bukan kepentingan pribadi dan golongan.

"Kita adalah cinta terhadap bangsa dan negara. Dan apabila ada yang menghianati bangsa ini berarti dia bukanlah orang Indonesia," ujar danrem.

Danrem membakar semangat hadirin dengan keberadaan bangsa yaitu bahwa Provinsi Babel, Pulau Sumatera. Kalimantan, Papua dan lainnya ada karena ada Indonesia.

"Selanjutnya Indonesia tidak akan ada kalau tidak ada agama Islam, Katolik, Kristen Protestan, Hindu dan Budha serta Konghucu, itulah ke-Indonesia-an, itulah ke-Bhinekaan meski berbeda-beda, tapi tetap satu jua," jelas danrem.

Ikuti kami di
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help