DPRD Bateng Setujui Dua Raperda Menjadi Perda

DPRD Bangka Tengah menerima dan menyetujui dua dari empat rancangan peraturan daerah (raperda) untuk dijadikan perda

DPRD Bateng Setujui Dua Raperda Menjadi Perda
IST
Plt Bupati Bateng, Ibnu Saleh dan ketua DPRD bateng menandatangani pengesahan perda setelah rapat paripurna. 

Laporan wartawan bangkapos, Riski Yuliandri

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- DPRD Bangka Tengah menerima dan menyetujui dua dari empat rancangan peraturan daerah (raperda) untuk dijadikan perda, Rabu (30/11/2016).

Pada rapat paripurna mendengarkan pendapat akhir fraksi terhadap empat raperda tersebut dipimpin oleh wakil ketua DPRD bateng, Syamsul Hairil.

Raperda yang disetujui tersebut yaitu tentang penyidik PNS dan tentang pengelolahan dan pengendalian limbah berbahan berbaha dan beracun.

"Setelah melalui pembahasan bersama di pansus dan ditingkat fraksi maka dengan ini kami hanya bisa menerima dan mengesahkan dua ranperda untuk dijadikan perda yaitu tenang penyidik pegawai negeri sipil dan raperda tentang pengelolaan dan pengendalian limbah bahan berbahaya dan beracun," kata Zamhari dari Fraksi Golongan Karya.

Sedangkan dua raperda yang belum disahkan tersebut mengenai penyaluran dana bergulir program peningkatan eonomi kerakkyatan mealui pinjaman modal usaha miro kecil, menengah dan koperasi tahun anggaran 2016 dan tentang pengiatan dana anggaran pembangunan ola renang dan lintasan atletik stadion koba.

"Raperda tentang pengikatan dana anggaran tahun jamak untuk pembangunan kolam renang dan lintasan atletik stadion koba dikembalikan kepada Plt. Bupati Bangka Tengah karena berdasarkan peraturan yang berlaku tidak perlu adanya perda tetapi cukup dengan nota kesepahaman antara legislatif dengan yudikatif saja," ungkap Maryam.

Ikuti kami di
Penulis: Riski Yulianri
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help