Puluhan Ribu Muslim Rohingya Diperkirakan Lari dari Myanmar ke Banglades

Tentara Myanmar telah melakukan tindakan keras mematikan di negara bagian barat Rakhine. Tentara mengatakan, mereka sedang memburu para militan ...

Puluhan Ribu Muslim Rohingya Diperkirakan Lari dari Myanmar ke Banglades
TRIBUN JABAR/TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
PEDULI MUSLIM ROHINGYA - Massa yang tergabung dalam Keluarga Besar Persatuan Islam (Persis) Jawa Barat melakukan Aksi Peduli Muslim Rohingya, di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Kamis (24/11/2016). Dalam aksinya, mereka menyerukan mengutuk tindakan pembunuhan massal yang dilakukan militer Myanmar terhadap muslim Rohingya dan mendesak Pemerintah Republik Indonesia untuk melakukan protes diplomatik terhadap Pemerintah Myanmar dengan cara mengusir pulang Duta Besar Myanmar untuk Indonesia di Jakarta. TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN 

BANGKAPOS.COM, DHAKA -- Sedikitnya 10.000 orang Rohingya telah tiba di Banglades dalam beberapa pekan terakhir.

Baca: Perempuan Kelahiran Taipei Ini Dipercaya Trump sebagai Menteri Transportasi

Mereka melarikan diri dari kekerasan di negara tetangga, Myanmar.

"Berdasarkan laporan dari berbagai kelompok pegiat kemanusiaan, kami memperkirakan bahwa ada 10.000 pendatang baru dalam beberapa pekan ini," kata Vivian Tan, juru bicara Badan Pengungsi PBB (UNHCR), Rabu (30/11/2016), di Bangkok, Thailand.

Baca: Istri Mario Teguh Panen Sindiran Nyinyir Netizen dan Dibandingkan dengan Ashanty Gara-gara Ini

"Situasi ini cepat berubah dan jumlah yang sebenarnya mungkin jauh lebih tinggi lagi," kata Tan, seperti dilaporkan oleh Agence France-Presse.

Baca: Terungkap, Meggie Diaz Ternyata Mau Disuruh Apa Saja Sama Mas Tukul

Tentara Myanmar telah melakukan tindakan keras mematikan di negara bagian barat Rakhine.

Tentara mengatakan, mereka sedang memburu para militan penyerang pos polisi Myanmar beberapa waktu lalu.

Baca: Bingung, Pengacara Ahok Sebut Proses Kasus Kliennya Super Cepat

Namun, berbagai kelompok pegiat kemanusiaan dan warga etnis minoritas Rohingya mengatakan, kekerasan telah menyasar etnis minoritas tersebut.

Akibatnya, sekitar 30.000 orang meninggalkan rumah mereka di Myanmar dan mengungsi ke Banglades atau perbatasan kedua negara bertetangga itu.

Baca: Tito Sebut Aksi Demonstrasi Membuat Investor Tunda Investasi

Banglades telah meningkatkan patroli di perbatasan untuk menghentikan orang-orang Rohingya masuk.

Petugas perbatasan Banglades telah beberapa kali mengusir warga tanpa negara tersebut.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: asmadi
Sumber: Tribunnews
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help