AKBP Said Bantah Tahan Rahma dan 8 Anaknya

Selama menjalani penahanan di ruang penyidik Polresta KPPP Pelabuhan, tersangka Rahma dan anak-anaknya mendapat perlakuan baik. Sampai akhir pada...

AKBP Said Bantah Tahan Rahma dan 8 Anaknya
Kompas.com
Rahma dan 8 anaknya tidur melantai di dalam sel Polresta KPPP Pelabuhan beredar di media sosial. 

BANGKAPOS.COM, MAKASSAR -- Kepala Polresta KPPP Pelabuhan, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Said Anna Fauza membantah pihaknya menahan seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Nur Rahma Amalia (28) warga Jl Sabutung bersama 8 anaknya termasuk bayinya yang masih berumur 5 bulan di dalam sel.

Baca: Tak Mau Bertanggung Jawab, Gadis Belia Ini Laporkan Pacarnya ke Polisi

Menurut Said, kasus tersebut sudah lama bergulir dan telah dinyatakan lengkap (P21) oleh Kejaksaan. Namun saat hendak pelimpahan, Rahma dan dua keluarganya yang telah ditetapkan sebagai tersangka menghilang.

Baca: Ummi Pipik Membuat Perubahan Mengejutkan Sejak Kepergian Uje, Lihat Kondisinya Kini

"Ini kasus sudah dua kali Kasat Reskrim berganti. Jadi Kasat Reskrim yang baru ini, kemudian menerbitkan surat penangkapan. Kemudian tersangka Rahma diperiksa untuk proses pelimpahan tahap 2. Kemudian anak-anaknya datang semua, makanya mereka sempat foto-foto. Tersangka Rahma pun tidak di masukkan ke dalam sel tahanan, hanya di ruang penyidik," kata Said, Kamis (1/12/2016). 

Baca: Mengejutkan, Ini Daftar Terbaru Kekayaan Dimas Kanjeng yang Dirilis Polda Jatim, Bikin Melongo

Menurut Said, selama menjalani penahanan di ruang penyidik Polresta KPPP Pelabuhan, tersangka Rahma dan anak-anaknya mendapat perlakuan baik. Sampai akhir pada pelimpahan Rahma ke Rumah Tahanan (Rutan) Klas 1 Makassar.

Baca: Cengengesan, Kapolres Ini Tampar Anggotanya Saat Gelar Apel Pasukan

"Ini kasus tidak bisa ditahan-tahan lagi, makanya kami melanjutkan saja. Karena sudah P21 dan harus segera diserahkan berkas, tersangka dan barang bukti. Jelas kita tidak menahan tersangka di dalam sel," ucap Said.

Baca: Kecantikannya Bisa Bikin Anda Tergoda, Inilah Dua Transgender Tercantik di Asia

Hal senada disampaikan Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polresta KPPP Pelabuhan Makassar, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Ivan Wahyudi. Ia membantah melakukan penahanan terhadap Rahma serta anak-anaknya di dalam sel.

Ivan pun membawa Kompas.com ke ruang sel dan menanyakan tahanan mengenai hal itu.

"Saya tanya pada kalian semua yang ada di dalam sel. Apakah ada pernah saya tahan wanita di dalam?" kata Ivan kepada seluruh tahanan Polresta KPPP Pelabuhan Makassar, Kamis (1/12/2016).

Kemudian seluruh tahanan menjawab bahwa tidak ada pernah wanita yang ditahan di dalam sel tersebut. "Tidak ada pak, tahanan wanita," sahut seluruh tahanan dengan kompaknya.

Ivan mengatakan, pihaknya tidak asal-asalan melakukan penahanan. Menurut dia, kasus Rahma telah lama P21 dan belum dilimpah-limpahkan karena alasan kemanusiaan.

Halaman
123
Editor: asmadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved