Bupati Dedi Mulyadi Dibully Gara-gara Pegang Paha Siswi

Komentar muncul akibat pada salah satu foto yang dia unggah itu terlihat tangan Mulyadi memegang bagian paha siswi yang dia tegur.

Bupati Dedi Mulyadi Dibully Gara-gara Pegang Paha Siswi
Dokumentasi Pemkab Humas Purwakarta
Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi memegang salah satu tokoh wayang golek, Cepot. 

BANGKAPOS.COM, PURWAKARTA - Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi, dirundung (bully) di media sosial setelah mengunggah foto dia tengah menegur pelajar berjilbab namun bercelana jins ketat dan sobek-sobek, saat perempuan pelajar itu menggunakan sepeda motor.

"Saat itu saya sedang melakukan inspeksi pelaksanaan program kejuruan yang mengharuskan para pelajar mendampingi orang tuanya bekerja di Desa Sukatani, Kecamatan Sukatani," kata dia, dalam siaran pers di Purwakarta, Rabu.

Baca: Deretan Artis Ini Sudah Berusia Setengah Abad tapi Belum Juga Menikah

Baca: Bupati Dedi Mulyadi Dibully Gara-gara Pegang Paha Siswi

Baca: Pacar Baru Cristiano Ronaldo Ternyata Seorang Penjaga Toko

Kiriman (posting) yang diunggah pada akun twitter resmi miliknya, @DediMulyadi71, sekitar pukul 20.00 WIB Selasa (29/11) itu mengundang beragam komentar dari para pengguna lain twitter.

Komentar muncul akibat pada salah satu foto yang dia unggah itu terlihat tangan Mulyadi memegang bagian paha siswi yang dia tegur.

Dalam keterangan persnya, Mulyadi menjelaskan duduk-perkara kejadian yang ia unggah di akun twitter miliknya.

Baca: Tak Mau Cerai Suami Tenggak Racun di Depan Hakim

minum racun
Budi Setiawan (28) terkapar saat dievakuasi dari dalam ruang sidang usai menenggak cairan pembersih lantai saat sidang cerai di Pengadilan Agama Balikpapan, Rabu (30/11/2016).

Menurut dia, ketika itu sedang menginspeksi program kejuruan yang mengharuskan para pelajar mendampingi orangtuanya bekerja, di Desa Sukatani.

Dalam perjalanan, ia melihat seorang anak perempuan mengendarai kendaraan roda dua tanpa mengenakan helm. Saat itu juga ia langsung memberhentikan anak remaja yang diketahui berstatus sebagai siswi salah satu SMP di daerah itu.

Baca: Gadis Ini Disebut Lebih Cantik dari Ariel Tatum

maulia lestari
Maulia Lestari

Saat dihampiri, anak perempuan tersebut malah menangis sambil menutup wajahnya, pertanyaan yang dilontarkan bupati justru dijawab dengan tangisan yang lebih keras.

"Saya tanya dia, kenapa kok tidak membantu orangtua bekerja, malah naik motor, tidak menggunakan helm lagi," katanya.

Mulyadi sempat memperhatikan pakaian yang dikenakan siswi tersebut. Diaa merasa heran karena pakaian itu tidak selaras. Siswi tersebut mengenakan jilbab sekaligus celana ripped jeans (model sobek-sobek).

"Saya memahami itu mode, tetapi menurut saya tidak jelas, tidak sinkron antara jilbab dengan celananya," kata dia.

Baca: Bahaya Kecanduan Gadget di Usia Dini

Melihat keganjilan cara berpakaian siswi tersebut, Mulyadi kemudian menunjukannya kepada guru, kepala sekolah, kepala dinas pendidikan dan warga yang kebetulan menemani dia dalam kegiatan inspeksi itu.

Hal tersebut bertujuan untuk memberikan penjelasan atas ketidaksesuaian pakaian yang dikenakan oleh siswi itu.

"Saya tunjukkan, ini lho bagian yang tidak sesuai, tujuannya untuk pendidikan. Tetapi apabila langkah saya memberikan pendidikan itu dianggap keliru, saya meminta maaf dan saya akan hapus posting-an itu," kata dia.

Ikuti kami di
Editor: fitriadi
Sumber: Antara
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help