Suami Kendalikan Wali Kota Cimahi, Hanya Tinggal Tandatangan Saja

Atty ditangkap lantaran diduga dijanjikan uang Rp 6 miliar oleh dua pengusaha, Triswara Dhani Brata dan Hendriza Soleh Gunadi.

Suami Kendalikan Wali Kota Cimahi, Hanya Tinggal Tandatangan Saja
Tribu Jabar/Dedy Herdiana
Wali Kota Cimahi Atty Suharti memperhatikan kertas khusus dengan cetakan braille untuk pemilih tunanetra khusus form pemilihan DPD, di sela-sela peninjauan kesiapan logistik Pileg di Gudang KPU Kota Cimahi, Senin (7/4/2014). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Wali Kota Cimahi nonaktif Atty Suharti Tochija dan suaminya M Itoch Tochija sebagai tersangka setelah terjaring operasi tangkap tangan (OTT), Kamis (1/12/2016) lalu.

Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan mengatakan, Atty ditangkap lantaran diduga dijanjikan uang Rp 6 miliar oleh dua pengusaha, Triswara Dhani Brata dan Hendriza Soleh Gunadi.

Uang tersebut dijanjikan Triswara Dhani dan Hendriza Soleh kepada Atty dan Itoch yang juga mantan Wali Kota Cimahi dua periode untuk memuluskan proyek pembangunan tahap II Pasar Atas Cimahi tahun 2017 yang menelan anggaran Rp 57 miliar.

Atty diamankan di rumahnya setelah bertemu Triswara Dhani Brata dan Hendriza Soleh Gunadi, yang mengerjakan proyek tersebut.

"Memang suaminya (Itoch) ini yang mengendalikan semuanya. Yang berhubungan dengan dua pengusaha ini juga suaminya. Dalam pelaksanaan proyek selalu MIT yang melakukan dan istrinya hanya menandatangani saja," kata Basaria di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (2/12/2016) malam.

Basaria menuturkan, dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Kamis (1/12/2016) malam, Tim Satgas KPK awalnya mengamankan Triswara Dhani Brata dan Hendriza Soleh Gunadi saat keluar dari rumah pribadi Atty dan Itoch di Jalan Sari Asih IV nomor 16, Kecamatan Sukasari, Bandung.

Penangkapan ini dilakukan lantaran kedua pengusaha itu diduga telah memberikan sesuatu kepada Atty dan Itoch.

Hal itu diperkuat dari transaksi yang tercatat dalam buku tabungan milik salah seorang pengusaha tersebut.

Dalam buku tabungan itu diketahui adanya transaksi penarikan uang senilai Rp 500 juta.

Halaman
12
Editor: Hendra
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help