Anggota DPRD Babar Ini Mensinyalir Solar di SPBN Lampu Merah Disalahgunakan

Anggota DPRD Kabupaten Bangka Barat Dafitri mempertanyakan penyalurah BBM jenis solar SPBN Lampu Merah Tempilang.

Laporan Wartawan Bangka Pos, Anthoni

BANGKAPOS.COM BANGKA -- Anggota DPRD Kabupaten Bangka Barat Dafitri mempertanyakan penyalurah BBM jenis solar oleh pihak Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) Lampu Merah Tempilang.

Bahkan, anggota DPRD Dapil Tempilang itu merekomendasikan agar SPBN Lampu merah ditutup. Sebab Davitri mensinyalir BBM jenis solar tersebut tidak sepenuhnya disalurkan kepada nelayan melainkan dijual kepada para penambang TI Apung yang beroperasi di perairan Tempilang.

" Saya merekomendasikan SPBN di Tempilang ditutup saja, karena BBM nya bukan lagi ke nelayan tapi banyak lari ke TI apung. Nelayan banyak yang mengeluh tidak melaut karena tidak kebagian solar di SPBN tersebut," tegas Dafitri kepada sejumlah awak media di Muntok, Senin (5/12/16)

Hingga berita ini diturunkan, harian ini masih berupaya mengkonfirmasi pihak dan pengelola SPBN Lampu Merah.

Penulis: Antoni Ramli
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help