Heboh, Warga Tiongkok Pinjam Uang dengan Gadaikan Foto dan Video Bugil, Akibatnya Pun Fatal

Di China, para rentenir telah mengembangkan sistem garansi yang aneh, yakni foto bugil nasabah digunakan sebagai jaminan pinjaman uang.

Heboh, Warga Tiongkok Pinjam Uang dengan Gadaikan Foto dan Video Bugil, Akibatnya Pun Fatal
montase/telegraph.co.uk
Ilustrasi. 

BANGKAPOS.COM -- Ratusan foto dan video wanita bugil, yang digunakan sebagai jaminan bagi para rentenir di China, telah bocor ke ruang publik di internet.

Baca: Suaminya Bakal Nikahi Muzdhalifah, Inilah Reaksi Istri Ustaz Abie Tsabit, Sungguh di Luar Dugaan

Di China, para rentenir  telah mengembangkan sistem garansi yang aneh, yakni foto bugil nasabah digunakan sebagai jaminan pinjaman uang.

Baca: Toyota Ternyata Dilibas Honda di China

Sepuluh gigabyte data telah menguap ke jaringan web publik. Data tersebut berisi foto dan video  milik lebih dari 160 wanita muda yang tampil dalam pose telanjang.

Baca: Nikita Willy Posting Ini di Instagram Usai Putus Cinta dengan Pengusaha Asal Bali, Wow Cantiknya

Foto dan video itu sebenarnya dipakai sebagai jaminan yang disimpan oleh para rentenir, yang diperoleh dari para nasabahnya untuk pijaman secara daring melalui skema Jiedaibao.

Jejaring sosial peminjaman uang China, Jiedaibao, biasanya memberikan pinjaman uang bagi nasabahnya.

Baca: Wah Penampilan Tukul Kini Bikin Pangling, Netizen Pun Tak Percaya

Penggunaan foto bugil sebagai jaminan pada platform Jiedaibao itu kini telah muncul di situs web yang terbuka untuk umum.

Baca: Kaum Hawa Ingat Ya, Selain Cantik, 6 Hal Ini Bikin Cowok Naksir Berat

Diluncurkan JD Capital pada 2015, Jiedaibao memungkinkan pemberi pinjaman untuk beroperasi secara anonim. Pemohon diharuskan memberi identitas asli mereka ketika melakukan transaksi.

Rentenir bisa mengancam akan menyebarluaskan foto bugil si peminjam di jaringan web dan beberapa sosial media jika tidak segera membayar bunga yang rata-rata sampai 30 persen.

Banyak wanita China yang kembali meminjam uang untuk membayar hutang awal, begitu seterusnya seolah-olah tanpa akhir, seperti dilaporkan Global Times.

Di luar itu, rupanya masih ada pola yang juga tidak biasa. Para wanita peminjam dana dari rentenir ini bahkan bisa menebusnya dengan layanan seks.

Menurut Jiedaibao, "pinjaman 'bugil' ini juga mengambil keuntungan dari internet untuk melakukan bisnis offline ilegal.

Belakangan rupanya banyak nasabah perempuan gagal mengembalikan pinjaman. Akibatnya, foto dan video bugil mereka dikirim kepada keluarga, dan juga dibocorkan ke situs internet publik.

Salah satunya pernah dialami Xiao Yu, yang berubah sejak keluarganya meminjam uang pada renternir untuk biaya kuliah sebesar 500.000  yuan atau setara Rp 980 Juta. 

Renternir tersebut menyimpan foto tanpa busana para peminjam sambil memegang kartu identitas masing-masing. Foto tersebut dijadikan jaminan jika peminjam tidak bisa membayar hutang. (Kompas.com)

Editor: asmadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved