Kebakaran Besar di Jalan Sriwjaya Tanjungpandan, Api Berasal dari Dalam Gudang

Api yang diketahui sekitar pukul 20.00, Minggu (4/12) malam, baru selesai dipadamkan pada Senin (5/12) sekitar pukul 08.30 pagi.

Kebakaran Besar di Jalan Sriwjaya Tanjungpandan, Api Berasal dari Dalam Gudang
bangkapos.com/dok
Kondisi lokasi kebakaran, Senin (5/12/2016) pagi ini. 

BANGKAPOS.COM, TANJUNGPANDAN -- Kebakaran yang melanda rumah toko milik Meimei di Jalan Sriwijaya, Kelurahan Kampung Damai, Tanjungpandan Belitung, berlangsung kurang lebih 12 jam.

Api yang diketahui sekitar pukul 20.00, Minggu (4/12) malam, baru selesai dipadamkan pada Senin (5/12) sekitar pukul 08.30 pagi.

"Dari dalam itu lah (gudang, api berasal--red), waktu kami masuk itu belum ada api cuma asap tebal saja. Jadi agak sulit padangannya, mau tau api itu dari mana, yang jelas asap semua awalnya, sampai masuk asap itu ke lantai dua," ungkap Ationg (31), karyawan Toko milik keluarga besar Hartono Wijaya (Asung) kepada Pos Belitung, Senin (5/12).

Asap tebal itu, membuat sebagian orang yang berniat untuk mengeluarkan barang-barang dari gudang ini menjadi terhalang. Sehingga membuat karyawan toko, maupun orang yang berniat untuk membantu kesulitan mengevakuasi barang-barang.

"Iya ini punya kami semua, barang-barang toko semua. Belum tau ini ada surat-surat berharga atau tidak, soalnya belum mengecek. Yang nempatin ini adek saya (Memei). Tidak ada asuransi ini, murni musibah," kata Gunawan.

Terdapat dua tempat usaha, akibat dari kebakaran hebat ini menjadi korban keganasan sijago merah. Tempat usaha itu, milik keluarga besar Asung dan sebuah lokasi rumah makan Diva, yang berada di sisi kiri rumah Memei.

Kebakaran hebat itu semula telah terjadi sejak pukul 20.00 WIB, Minggu (4/12) kemarin malam. Api baru bisa dipadamkan oleh petugas Pemadam Kebakaran (Damkar), Polres Belitung dan Destasemen B Pelopor Polda Bangka Belitung (Babel) sekitar pukul 08.30 WIB kemarin pagi.

Meski api sudah sempat padam, namun kembali sijago merah muncul di bagian tengah hingga kebagian belakang gudang, sejak pukul 10.00 WIB. Sehingga petugas Damkar harus kembali bekerja ekstra untuk memadamkan kobaran api yang masih tersisa.

"Tadi pagi jam setengah sembilan api baru padam. Alhamdulillah tidak ada personel yang terluka, cuma kami minta kepada pemilik bangunan untuk tetap waspada," kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belitung, Alkar kepada Pos Belitung kemarin.

Yang harus menjadi astisipasi dalam bangunan terbakar itu, kata Alkar, selain dari api berpotensi kembali muncul. Bagian beton atau dinding bangunan harus diwaspadai secara ekstra. Pasalnya bangunan itu dalam kondisi rapuh, usai terbakar.

Halaman
123
Editor: edwardi
Sumber: babel news
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved